Cara Budidaya Ikan Gurame di Kolam Beton yang Praktis dan Mudah

Cara Budidaya Ikan Gurame di Kolam Beton yang Praktis dan Mudah

Budidaya ikan gurame menjadi potensi bisnis yang bagus. Tingginya minat masyarakat pada jenis ikan air tawar ini memang memberikan kesempatan besar bagi orang-orang yang ingin membuat budidaya ikan gurame. Dalam hal ini, kolam menjadi hal yang sangat penting. Ada beberapa jenis kolam yang bisa digunakan. Kolam beton adalah salah satunya. Kolam beton banyak dipilih karena konstruksi yang kokoh dan nantinya pembuatan bisa direncanakan dengan lebih baik untuk mempermudah proses perawatan. Kalau anda juga tertarik dengan budidaya ikan gurame, ada beberapa cara budidaya ikan gurame di kolam beton yang bisa anda perhatikan, referensi bangunan dan dekor bisa Anda simak pada laman Bizbox.id.

 

Yang pertama tentu saja adalah persiapan lahan untuk pembangunan kolam beton. Ukuran kolam bisa menyesuaikan ketersediaan lahan. Namun, setidaknya perlu diingat bahwa satu meter persegi nantinya akan diisi dengan sekitar 20 bibit gurame. Dengan demikian, anda bisa melakukan estimasi terkait dengan jumlah bibit yang anda perlukan. Tinggi dari kolam sendiri bisa sekitar 100 cm atau lebih dari itu untuk pengisian kapasitas air. Kolam bisa dibuat dengan posisi yang mengerucut di tengah. Bagian tengah memang sebaiknya lebih dalam agar nantinya memudahkan saat proses panennya. Kolam bisa mulai dibuat dan dipastikan agar tidak bocor dan tersedia pula akses untuk pembuangan air yang bagus. Kolam yang sudah jadi tidak bisa langsung digunakan. Itu perlu dibersihkan terlebih dahulu dengan desinfektan dan direndam selama beberapa hari agar mematikan bakteri yang membahayakan bibit nantinya. Setelah itu, kolam bisa dikuras kembali dan diisi dengan air bersih. Setelah diisi, kolam bisa dibiarkan selama kurang lebih dua hingga tiga hari dengan tambahan pupuk organik sebagai persiapan untuk lumut dan plankton yang nantinya menjadi makanan bagi bibit.

 

Setelah jangka waktu yang ada tersebut, bibit bisa dipersiapkan. Bibit sebaiknya sudah berusia dua bulan agar mampu adaptasi dengan baik di lingkungan baru. Selain itu, anda bisa memindahkan air kolam itu ke ember yang nantinya diisi dengan bibit. Bibit dimasukkan ke ember itu dan ini bertujuan agar bibit gurame sudah memulai adaptasi terlebih dahulu sebelum benar-benar masuk ke kolam beton. Setelah sekitar 30 menit, bibit bisa dipindahkan ke kolam bersama dengan air yang ada di ember. Waktu terbaik untuk penempatan bibit adalah pagi atau sore hari. Setelah itu, perawatan bisa dilakukan dengan pemberian pakan. Air kolam pun bisa dikuras dan diganti setidaknya satu minggu sekali agar tetap bersih.

You May Also Like

About the Author: admin_gogirl.id