JANGAN SEMBARANG PAKAI ISTILAH ANSOS DAN ANTI SOSIAL!

March 12, 2018

 TERNYATA-SELAMA-INI-KITA-SALAH-MEMAHAMI-ISTILAH-ANTI-SOSIAL-LHO

sumber foto: Evening Express

 

Kita seringkali menggunakan kata “anti sosial” atau “ansos” dalam bahasa pergaulan sehari-hari buat menggambarkan orang-orang penyendiri yang sulit bergaul dengan orang lain – atau sederhananya sih mereka yang nggak punya temen. Well, tau nggak sih kalo arti sesungguhnya dari anti sosial tuh bukan itu? Istilah ini ternyata berhubungan dengan gangguan kepribadian lho! Yuk simak biar kita nggak salah lagi menggunakannya.

 

 

Pertama-tama coba kita intip definisi di kamus dulu deh. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), anti sosial berarti tindakan melawan, menentang, memusuhi atau melanggar norma hukum, adat, dan agama yang berlaku dalam suatu kelompok masyarakat tertentu. Sedangkan berdasarkan ilmu psikologi, seperti yang disampaikan oleh psikolog Yohana Domikus, M.Si. Psi. kepada Gogirl!, anti sosial atau dalam istilah ilmiahnya disebut Antisocial Personality Disorder (ASPD) adalah salah satu bentuk gangguan kepribadian yang ditandai dengan pola tingkah laku mengabaikan dan melanggar hak orang lain. So, yang dimaksud anti sosial tuh bukan tindakan menghindari masyarakat (avoid society), tapi melawan masyarakat (againts society).

 

TERNYATA-SELAMA-INI-KITA-SALAH-MEMAHAMI-ISTILAH-ANTI-SOSIAL-LHO

sumber gif: square enix

 

Psikolog klinis Kantiana Taslim, M.Psi dari Personal Growth Counseling and Development Center nambahin kalo perilaku ASPD bisa tampak secara jelas maupun terselubung. Perilaku yang tampak secara jelas misalnya aja memicu perkelahian, mencuri, merusak barang orang lain, atau menyakiti hingga membunuh makhluk hidup (hewan dan manusia). Sedangkan perilaku yang nggak tampak misalnya aja memanipulasi orang lain, berbohong, dsb.

Lebih lengkapnya, dugaan ASPD bisa diliat dari beberapa ciri di bawah:

  • Mereka nggak bisa menyesuaikan diri dengan norma sosial yang keliatan dari konsistensinya dalam melanggar aturan baik dalam lingkup masyarakat maupun interaksi interpersonal sehari-hari;
  • Mereka nggak peduli melanggar hak orang lain dan nggak bakal merasa bersalah ketika orang lain dirugikan oleh perbuatan mereka;
  • Dengan tenang melakukan kebohongan demi kesenangan pribadinya;
  • Bertindak manipulatif tanpa merasa bersalah untuk kepentingan dirinya sendiri;
  • Cenderung impulsif dan reaktif, nggak berpikir panjang, dan nggak bisa merencanakan masa depan;
  • Nggak tahan dengan komitmen sehingga tugas-tugas yang menuntut tanggung jawab nggak bisa dijalani dalam waktu lama; dan
  • Mudah tersinggung, kasar, atau pemarah dalam menghadapi situasi atau perilaku orang lain, tapi di sisi lain nggak memikirkan perasaan dan kebutuhan orang lain.

Gimana, temen-temen yang selama ini kita sebut ansos (atau malah diri kita sendiri) punya ciri-ciri di atas nggak? Kalo nggak, berarti selama ini mungkin kita salah memahami dan menggunakan istilah ini.

 You may also want to read: KAMU TIPE INTROVERT, EXTROVERT ATAU AMBIVERT?

 

PENYEBAB PERILAKU ANTI SOSIAL

 

JANGAN-SEMBARANG-PAKAI-ISTILAH-ANSOS-DAN-ANTI-SOSIAL

sumber gif: rebekahkoontzsite

 

Psikolog klinis Felicia Ilona Nainggolan, M.Psi dari Personal Growth Counseling and Development Center bilang kalo ASPD dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal dan internal. Secara eksternal, faktor yang dapat mempengaruhinya adalah interaksi sosial, misalnya aja interaksi dengan keluarga, lingkungan pendidikan, teman-teman, dan paparan terhadap kekerasan. Sedangkan secara internal, faktor yang dapat memengaruhi adalah genetik, neurobiologis, dan kemampuan kognitif yang dimiliki orang tersebut.

Bu Yohana nambahin kalo sejauh ini masih dipercaya faktor biologis lah yang banyak berperan terhadap munculnya kecenderungan ASPD – tepatnya disfungsi pada area otak bernama amigdala yang dianggap bertanggung jawab terhadap ketidakmampuan seseorang untuk mengolah emosinya. Walaupun gitu, pola asuh yang nggak efektif juga berpengaruh terhadap menguat atau melemahnya gejala ini.

  You may also want to read: CONTEK 10 CARA SI PRIBADI NYANTAI JALANIN HIDUP ANTI STRES

 

ISTILAH APA YANG LEBIH TEPAT UNTUK MENGGANTIKAN “ANSOS”?

 

JANGAN-SEMBARANG-PAKAI-ISTILAH-ANSOS-DAN-ANTI-SOSIAL

sumber gif: wifflegif

 

Jadi sebenernya apa sih kata yang lebih tepat buat menggambarkan orang-orang penyendiri yang sulit bergaul dengan orang lain? Menurut Bu Yohana, mereka yang dalam bahasa sehari-hari kita sebut “ansos” sebenernya adalah orang-orang dengan tipe kepribadian introvert. Seperti yang mungkin kita udah tau, introvert biasanya merasa kurang nyaman berada di tengah pergaulan dan lebih menikmati kesendirian. Pilihan menjauh dari pergaulan juga biasanya terkait dengan kepercayaan diri yang rendah. Sedangkan kalo kata Bu Felicia, mereka yang mengalami kesulitan dalam pergaulan karena merasa canggung dan nggak nyaman di situasi sosial juga biasa disebut sebagai canggung sosial (social awkward). Tapi sebenernya banyak banget faktor lain yang menyebabkan kesulitan dalam pergaulan, jadi sebaiknya kita lebih berhati-hati dalam menggunakan istilah apapun untuk menggambarkannya.

 

You may also want to read:

 

 

 

Written by Tsana Garini Sudradjat
Photo Source:
Evening Express
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar