STEREOTIP SIFAT URUTAN LAHIR, KAMU TERMASUK YANG MANA?

November 26, 2018

STEREOTIP-SIFAT-BERDASARKAN-URUTAN-LAHIR-KAMU-SETUJU-ATAU-NGGAK-SETUJU?

 

Pernah nggak sih ngerasa sifat anak pertama, kedua, dan terakhir itu punya ciri khasnya masing-masing? Misalnya, anak pertama itu pasti dianggap punya sifat yang bossy jago memimpin, sedangkan anak terakhir itu manja dan biasanya jadi anak kesayangan. Well, ternyata perbedaan sifat anak berdasarkan urutan lahirnya itu emang dibuktiin ada oleh seorang pakar birth order, Frank Sulloway, PhD. Menurutnya, sebenernya sifat anak yang berbeda ini dikarenakan setiap anak juga memiliki peran berbeda tergantung dari urutan lahirnya.

 

 

Pada dasarnya, sifat seseorang itu pasti dipengaruhi oleh banyak aspek. Sifat seseorang juga tidak dipengaruhi oleh fakta biologis bahwa seseorang lahir sebagai anak pertama atau anak kedua. Menurut Sulloway, yang mempengaruhi sifat seorang anak di dalam keluarga itu bisa juga dipengaruhi oleh peran yang diadopsi masing-masing anak yang bergantung pada posisinya di dalam keluarga. Dan tanpa disadari, orangtua juga memperlakukan anak sesuai dengan perannya dalam keluarga. Inilah yang akhirnya membentuk stereotip terhadap sifat anak menurut urutan lahirnya. Simak ulasan Gogirl! ini yuk!

 

1. THE FIRSTBORN CHILDREN

Anak pertama di keluarga mempunya stereotip anak yang bossy, bisa diandalkan, dan percaya diri.  Mereka juga biasanya lebih disiplin dari anak-anak yang lain dan ngerasa harus menjadi role model yang baik bagi adik-adiknya. Nah, ternyata menurut penulis buku The Birth Order Book: Why You Are the Way You Are (Revell), Kevin Leman, PhD, ini dikarenakan anak pertama biasanya mengikuti perintah dari orang tua dengan baik dan memiliki rasa percaya diri lebih daripada anak yang lain. Seorang anak pertama nggak ngalamin rasanya dipermalukan ketika dia sedang belajar main sepeda misalnya. Orang dewasa juga memperlakukan mereka dengan serius sehingga ini ngebuat anak pertama menjadi lebih percaya diri.  Sulloway juga mengatakan bahwa sebuah studi mengatakan bahwa anak pertama ini lebih pintar dari anak kedua dan ketiga karena dua dari tiga anak pertama memiliki IQ lebih daripada yang lain. Coba deh, sebagai anak pertama, apa kamu ngerasa stereotip ini emang bener? Atau justru salah?

 

2. MIDDLE CHILDREN

Anak kedua ini biasanya punya streotip sifat yang berbeda jauh dari anak kedua. Anak kedua terlihat ‘nyeleneh’ dan aneh dibanding anak pertama atau anak ketiga. Menurut Leman, hal ini dikarenakan anak kedua akan mencari peran yang berbeda dari peran yang udah diisi oleh anak pertama. Misalnya, kalo anak pertama cenderung berperan seperti anak yang diandalkan, anak kedua ini akan bener-bener berkebalikan darinya untuk mendapatkan perhatian orangtua. Nah, nggak aneh kalo sterotip attention-seeker ini juga melekat pada anak kedua karena biasanya orangtua juga lebih sibuk ngurusin anak ketiga dan selanjutnya daripada mereka. Menurut Sulloway, anak kedua ini cenderung memiliki sifat yang lebih mandiri dari anak yang lainnya. Ini dikarenakan mereka sering merasa nggak diperhatiin karena perhatian orangtua yang terbagi. Gimana nih? Sebagai anak kedua, apa kamu juga ngerasa kayak gini?

 

3. YOUNGEST CHILDREN

Menurut Leman, anak terakhir di keluarga ini biasanya cenderung lebih tidak bertanggungjawab daripada anak pertama dan kedua. Mereka lebih carefree, free-spirited, easy-going, affectionate, dan sociable daripada anak pertama dan kedua. Ini dikarenakan saat mendidik anak terakhir, orangtua nggak lagi nervous seperti mereka saat mendidik anak pertama. Tetapi menurut Sulloway, anak terakhir juga mungkin bisa jadi anak yang pemberontak apalagi kalo kakak-kakaknya memiliki banyak pencapaian dan lebih dari mereka. Selain itu, stereotip yang melekat di anak terakhir ini adalah manja dan manipulatif. Terkait hal ini, Leman mengatakan bahwa sifat manja dan manipulatif anak terakhir juga bisa dikarenakan oleh perlakuan kakak-kakaknya yang terlalu memanjakan dia. Nah, dari penjelasan stereotip sifat yang udah dibahas di atas, apa kamu setuju dengan ini atau tidak?

 

 

Written by Aulia Khairunisa (Gogirl! Apprentice)
Photo Source:
shutterstock
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar