SERING KETETERAN BAYAR UTANG PUASA? COBAIN TIPS INI!

June 11, 2018

SERING-KETETERAN-BAYAR-UTANG-PUASA-COBAIN-TIPS-INI

 

Bagi cewek muslim, bulan puasa jarang dapet full sebulan lamanya. Pasti ada aja tanggal di mana kita lagi menstruasi sehingga terpaksa nggak berpuasa dan melakukan ibadah-ibadah wajib lainnya. Kalaupun dapet kesempatan puasa full sebulan, bisa jadi justru pas hari lebaranlah tamu menstruasi itu datang. Untungnya biarpun nggak bisa ikut shalat ied, menstruasi di hari lebaran tetep memperbolehkan kita datang ke lokasi shalat berjamaah buat mendengarkan ceramah.

 

Nah, puasa yang bolong karena menstruasi (atau sakit) ini menjadi utang yang harus kita bayar begitu bulan Ramadhan selesai. Hukum membayar puasa yang bolong  ini wajib, sama aja kayak puasa di bulan Ramadhan. Tapi, nggak jarang kita keteteran dalam membayar utang puasa ini. Kita kerap menunda-nunda membayar utang puasa, sampe pada akhirnya baru kita bayar sebulan sebelum bulan puasa di tahun berikutnya. Duh, mepet banget! Belum lagi kadang kita lupa kira-kira berapa hari utang puasa kita. Duh, kalo udah lupa gini kita tentu bakal ikut ke angka terbesar yang kita inget sesuai anjuran para ulama. Misalnya, kalo kita lupa apakah utang puasa kita delapan atau tujuh hari, maka angka yang harus kita pilih adalah delapan.

Tenang, Gogirl! udah merangkum tips yang bisa kita lakukan biar bayar utang puasa nggak keteteran nantinya!

 

TANDAI TANGGAL MENSTRUASI DI KALENDER

Tahap pertama buat memudahkan kita bayar utang puasa adalah beli kalender. Iyap, beli kalender fisik. Kalender fisik membantu kita menandai jumlah utang kita nantinya. Kalo males beli kalender, cobalah beli jadwal sahur dan imsak. Beli juga spidol warna hitam dan merah. Nah, tugas kita adalah memberi tanda X saat kita menstruasi dengan warna hitam, sejak hari pertama sampai hari terakhir. Dengan begitu, kita jadi bisa tahu pasti berapa hari utang puasa yang harus kita bayar. Setelah bulan Ramadhan berakhir, pakai spidol warna merah buat menumpuk tanda X berwarna hitam. Kalo kalendernya tipe kalender yang beralih bulan setiap lembar, sobek bagian yang ada tanda Xnya ini. Tempel sendiri secara terpisah di bagian dinding yang lain. Yah… sebetulnya kita bisa aja sih mencatatnya di handphone tanpa harus memanfaatkan kalender atau jadwal sahur. Tapi, memanfaatkan handphone membuat kita jadi efforthless sehingga kita pun jadi cenderung males.

 

AJAK KELUARGA BAYAR UTANG DI BULAN SYAWAL

Kalo kita pelajar atau mahasiswa, waktu yang paling tepat buat bayar utang puasa adalah saat bulan Syawal, alias bulan setelah Ramadhan dalam kalender Islam. Pembayaran utang ini tentu baru bisa kita mulai setelah masa keliling bersilaturahmi atau masa mudik kita selesai. Soalnya, kita nggak mungkin menolak suguhan makanan lezat dari keluarga besar, saudara, dan tetangga pada masa ini. Buat lebih memudahkan, ajak anggota keluarga buat ikut serta, entah itu ibu atau saudara perempuan kita. Dengan begitu, kita jadi punya temen sahur dan berbuka bersama. Nah, kalo kita membayar utang puasa di bulan Syawal, begitu kita udah masuk sekolah atau kuliah nanti, kemungkinan besar kita udah nggak punya utang lagi deh. Mantap, kan?

 

AJAR TEMEN BAYAR UTANG DI SENIN-KAMIS

Kalo kita nggak sanggup bayar utang sekailgus pas bulan Syawal, kita bisa lakukan di hari lain ketika waktu sekolah, kuliah, atau kerja kita udah mulai efektif. Yah… maklum lah, makanan lebaran terlalu menggoda buat ditolak. Berpuasa setelah lebaran membuat kita jadi merasa berdosa karena udah cuek sama para makanan itu. Sebagai gantinya, kita bisa pilih waktu dalam satu minggu secara konsisten. Mudahnya sih pilih hari Senin dan Kamis, sebab kita nggak cuma bisa mengajak temen cewek yang bayar utang, tapi siapa pun yang pengen puasa sunnah Senin-Kamis. Mengajak temen bisa bikin puasa kita terasa ringan, karena kita merasa ada orang yang sama-sama menahan lapar. Mereka juga bisa jadi temen makan saat kita berbuka, bukan? Tapi inget, harus konsisten. Seminggu sekali atau seminggu dua kali, tapi berturut-turut selama satu sampai dua bulan sampai seluruh utang puasa kita terbayar.

 

AJAK KELUARGA PUASA SUNNAH SAAT KITA BAYAR UTANG

Cara ini sebetulnya hampir mirip dengan cara sebelumnya, bedanya kita ajak anggota keluarga. Siapa tahu ada yang berminat menjalankan puasa sunnah Senin-Kamis, sehingga kita jadi punya temen sahur setiap dini hari. Jangan lupa juga minta mereka membangunkan kita buat makan sahur, takut-takut kita nggak bangun duluan di rumah. Selain itu, cara ini juga cocok buat kita yang cenderung lebih suka makan di rumah bersama keluarga. Selain itu, makan di rumah juga lebih irit karena kita nggak perlu mengeluarkan uang lebih buat makan di luar.

 

BAYAR UTANG SEMINGGU SEKALI SAAT STAYCATION

Kalo kita tipe yang suka berdiam di rumah alias ber-staycation, membayar puasa utang bisa jadi agenda tambahan di masa staycation kita. Lakukan mencicil selama seminggu sekali, pasti lama-kelamaan utang puasa kita abis tanpa terasa. Nah, cara bayar utang puasa yang satu ini juga cocok banget buat mahasiswa yang merantau dan tinggal di kos-kosan. Soalnya, masa staycation membuat kita malas keluar sekadar mencari makan. Dengan puasa kita juga jadi bisa mengirit karena nggak ada anggaran keluar buat beli makanan secara delivery. Sambil staycation, entah itu mengerjakan skripsi, menyelesaikan proyek pribadi, menonton drama Korea, atau membaca novel, sambil berpuasa. Dijamin deh nggak bakalan kerasa!

 

You may also want to read:

TIPS SUPAYA TUBUH KITA TETAP BUGAR DAN PUASA LANCAR

NGELAKUIN OLAHRAGA SAAT LAGI PUASA? SIAPA TAKUT!

7 KEGIATAN BERMAKNA YANG BISA DILAKUIN SELAMA PUASA

 

 

Written by Asmi Nur Aisyah
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar