OH NO! POPULASI ORANGUTAN MAKIN MEMPRIHATINKAN!

August 30, 2016

Save Orangutan, We’ve Lost Great Amount of Them_tiga_kelapa sawit

Jumlah populasi orangutan di Indonesia, khususnya di Kalimantan, udah mulai memprihatinkan. Jumlah yang semakin sedikit ini disebabkan sama pembunuhan yang ternyata udah dilakuin sejak tahun 2007 lho! Bahkan beberapa waktu lalu juga ada pembakaran hutan di Bontang yang newasin 3 ekor orangutan. Ngeliat fakta ini, apa kita masih harus diem aja?

International Union for Conservation of Nature (IUCN) memperkirakan kalo jumlah orangutan Kalimantan melorot sebanyak hampir dua pertiga dari jumlah pada awal 1970. Di tahun 2025 diperkirakan jumlah populasi orangutan cuma tinggal 47 ribu aja di Indonesia. Menurut The Nature Conservancy (TNC) dan 19 organisasi swasta lain, sedikitnya ada 750 orangutan di Kalimantan yang terbunuh tiap tahunnya. Yikes!

Pembantaian ini diduga dilakuin sama banyak pihak. Di tahun 205 lalu aja, seorang warga  Kalimantan Tengah ditangkap polisi karena ketahuan nge-post foto seekor orangutan lagi dibakar di perapian yang dibuat dari tumpukan kayu bakar. Pembantaian massal juga sering dilakuin sama perusahaan kelapa sawit, salah satunya adalah PT Khaleda Agroprima Malindo (PT KAM), anak perusahaan milik Malaysia yang udah resmi ditetapkan jadi tersangka sejak tahun 2011 lalu. Menurut pengakuan dua pelaku yang udah ditangkep sama polisi di sana, mereka dapet upah dari PT KAM sebesar Rp 1 juta tiap nangkep 1 orangutan dan Rp 200 ribu untuk tiap monyet. Cara mereka ngebunuh hewan primata ini juga serem banget lho, yaitu pake senapan angin plus 12 anjing pemburu!

Bagi sebagian besar perusahaan kelapa sawit, kayaknya orangutan emang cuma dianggep sebagai hama yang menggagalkan panen. Dalam satu hari aja, seekor orangutan bisa makan 30-50 taneman sawit yang berumur di bawah 1 tahun. Misal harga tanaman sawit di bawah 1 tahun adalah Rp 20 ribu, maka satu ekor orangutan bisa nyebabin kerugian sebesar Rp 600 ribu – Rp 1 juta per hari. Alesan inilah yang bikin perusahaan kelapa sawit ngeburu orangutan.

Padahal, penyebab orangutan makan tanaman sawit itu ya gara-gara mereka sendiri lho. Hutan yang jadi habitat orangutan ditebangin buat dijadiin kebun sawit sama pertambangan. Dalam waktu kurang dari 20 tahun terakhir, orangutan udah kehilangan 80 persen habitatnya! Without the forest, they’re homeless, hungry and forced to eat palm tree.

Save Orangutan, We’ve Lost Great Amount of Them_tiga_kelapa sawit

 

WHAT GOVERMENTS DO

Secara keseluruhan, populasi orangutan Kalimantan cuma tinggal 7 ribu aja. Padahal, orangutan cuma bisa ngelahirin 3-4 kali lho seumur hidupnya. Kalo keadaan ini terus dibiarin, lama-lama spesies ini bisa punah beneran. Sekarang emang udah banyak orang yang peduli sama nasib orangutan, tapi tetep aja pihak paling berwenang buat nanganin kasus ini adalah pemerintah. Menurut UU Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi SDA Hayati dan Ekosistemnya, pelaku pembunuhan satwa yang dilindungin kayak orangutan bisa dikenai hukuman denda Rp 100 juta atau pidana 5 tahun. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) udah turun tangan, termasuk nangkep Andi Sahar, pelaku pembakaran hutan di Bontang, Kalimantan Timur.

Walaupun pembantaian udah dihentikan, tapi orangutan masih terancem punah kalo habitat mereka terus digusur buat dijadiin lahan usaha. Apalagi, orangutan Kalimantan termasuk subspecies Pongo Pygmaeus Mario (Kalimantan Timur) dan Pongo Pygmaeus Wurmbii (Kalimantan Tengah) yang cuma bisa bertahan hidup di habitat aslinya. Nggak fair kan kalo orangutan harus mengalah demi kelapa sawit dan keuntungan sekelompok manusia?

So, what we can do?

Kalo tergerak buat nyelametin orangutan, kita bisa gabung jadi sukarelawan Centre for Orangutan Protection (COP). Selain itu, kalo ada yang tinggal di Kalimantan dan Sumatera yang memungkinkan adanya interaksi langsung dan konflik sama orangutan, jangan langsung membunuh mereka ya. The best way we can do is to make a report pada pihak yang berwenang. Misalnya kepolisian atau Balai Konservasi Sumber Daya Alam. Last but not least, kita juga bisa lho ngedukung kegiatan konservasi ini lewat sumbangan yang dikirim ke rekening di bawah ini.

No. rekening: 0137088800

Nama: Centre for Orangutan Protection

Bank: BNI cabang Senayan Jakarta 

Website: http://www.orangutanprotection.com

 

Save orangutan, before it's too late!

 

Written by Calista Laurinne
Photo Source:
www.midbfkukar.com, www.kalimantanexplorer.com, www.portalhijau.com
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar