NGGAK CUMA COWOK, CEWEK JUGA BISA JADI GENTLE(WO)MAN

August 10, 2018

NGGAK-CUMA-COWOK-CEWEK-JUGA-BISA-JADI-GENTLE(WO)MAN

 

Sering denger istilah gentleman? Itu lho, cowok yang memperlakukan cewek dengan lemah lembut dan penuh perhatian. Titel gentleman menjadi istimewa diterima oleh cowok gara-gara cowok kena stereotip buruk tentang gender. Cowok identik dengan sifat cuek, nggak peka, dan nggak sensitif, terutama saat menghadapi cewek. Itulah kenapa, cowok di luar sifat-sifat buruk itu, disebut dengan si gentleman.

 

Padahal, nggak cuma cowok, setiap orang bisa menjadi seseorang dengan sifat-sifat yang dimiliki gentleman. Kalo secara universal, kita bisa menyebutnya sebagai seseorang berkelakuan baik yang nggak cuek sama sesamanya, terutama orang-orang yang dikenalnya. Kalo kita cewek, itu artinya kita juga bisa jadi gentlewoman. Sifat gentlewoman ini bisa kita tunjukkan ke siapa aja, entah itu ke sesama temen cewek, orang tua, saudara, bahkan ke temen-temen cowok terdekat kita, lho. Tapi kalo kita mau melakukan sisi gentlewoman kita ini ke cowok, pastiin kalo temen cowok kita itu nggak bakal salah menginterpretasikan maksud baik kita, ya.

Berdasarkan temuan Gogirl!, ada seenggaknya lima perlakuan cowok gentleman terhadap cewek yang sebenernya bisa juga dilakukan sesama cewek.

 

MENGANTAR PULANG DI MALAM HARI

 

NGGAK-CUMA-COWOK-CEWEK-JUGA-BISA-JADI-GENTLE(WO)MAN

Siapa pulang mengantar pulang cuma bisa dilakukan sama cowok? Kalo kita lagi terlibat dengan kegiatan kampus dan pulang larut malam, kita juga bisa kok jadi pihak yang menyediakan tebengan untuk pulang. Tentu aja syaratnya kalo kita bawa kendaraan pribadi, contohnya mobil. Tapi kalo contoh kasusnya begini, utamakan antar pulang sesama temen cewek, ya. Selain kita jadi nggak sendirian karena dapet temen perjalanan, temen-temen cewek kita juga jadi nggak pulang jalan kaki di tengah malam. Bermanfaat buat diri sendiri dan orang lain, bukan? Anyway, kalau pun kita nggak bawa kendaraan pribadi dan kebetulan lagi nggak ada temen cowok yang bisa ditebengin, ajak temen-temen cewek buat pulang bareng naik taksi online.

 

MEMINJAMKAN JAKET ATAU PAYUNG

 NGGAK-CUMA-COWOK-CEWEK-JUGA-BISA-JADI-GENTLE(WO)MAN

 Dua adegan paling mainstream di film dan serial romance adalah cowok memakaikan jaket pada ceweknya yang kedinginan atau meminjamkan payung pada cewek yang kehujanan. Duh, kalo gini doang sih nggak harus nunggu cowok melakukan hal seperti itu ke cewek. Kita juga bisa jadi cewek yang gentlewoman, yang meminjamkan jaket atau payung ke sesama temen cewek. Bedanya, kita nggak bermaksud mengesankan sesama temen cewek, tapi lebih kepada solidaritas antarteman. Saat kita dan temen cewek sama-sama lagi ikut acara outdoor yang dingin atau nonton bareng di bioskop yang AC-nya terlalu dingin, kita bisa mempraktikkan ini. Nggak harus mengorbankan diri kok, cukup sharing satu jaket berdua dan berdempetan dengan menutupi tangan dan bagian depan tubuh kita. Payung juga bisa kita share dengan menawarkan pulang bareng atau pergi ke shelter bus terdekat bareng. Such a gentlewoman, kan?

 

SELALU SIAP JADI ‘SHOULDER TO CRY’

 NGGAK-CUMA-COWOK-CEWEK-JUGA-BISA-JADI-GENTLE(WO)MAN

 

Salah satu ciri cowok gentleman yang digambarkan film dan serial romance adalah selalu datang saat ceweknya membutuhkan, terutama di masa-masa buruk. Pas si cewek nangis dan menghubungi cowoknya, si cowok langsung rush alias berlari kencang menuju ceweknya. Si cowok pun menjadi her shoulder to cry, sekali pun yang ditangisi si cewek adalah cowok lain. Hadeuhh… dramatisnya. Nggak perlu dramatis begini pun kita bisa menjadi tempat mencurahkan kesedihan buat sesama cewek, kok. Caranya mudah banget, selalu sediakan waktu ketika sahabat cewek kita lagi sedih atau terkena masalah berat. Samperin dia ke rumah atau kosannya, jadilah orang yang menyediakan pelukan dan telinga. Dengarkan dan simak baik-baik, jangan balas omongannya dengan memberi simpulan atau solusi.

 

PERHATIAN PADA HAL DETAIL DAN SEDERHANA

 NGGAK-CUMA-COWOK-CEWEK-JUGA-BISA-JADI-GENTLE(WO)MAN

 

Stereotip cuek dan nggak peka yang melekat pada cowok menjadikan cowok perhatian menjadi terkesan langka. Padahal, semua orang bisa jadi sosok teman yang perhatian, tak peduli apakah orang itu cowok atau cewek. Perhatian adalah sifat baik yang dimiliki seseorang berkeprbiadian hangat dan membuat nyaman orang-orang yang ada di dekatnya. Kalo kita cewek, sifat perhatian ini bisa kita wujudkan dengan cara membeli camilan saat datang ke kumpulan tugas kelompok, menawarkan teman menitip sesuatu saat kita sedang dalam perjalanan, atau menjenguk teman kita yang sakit. Ingat-ingat juga barang apa yang lagi teman kita inginkan, dan cobalah belikan saat kita lagi punya rezeki lebih atau jadikan barang itu sebagai kado di hari spesialnya. Perhatikan juga siapa penyanyi yang dia idolakan, warna kesukaannya, dan makanan favoritnya. Segala hal yang dia sukai bisa jadi klu buat memberi perhatian kepadanya.

 

NGGAK SEGAN MEMUJI DAN MENGAPRESIASI

 NGGAK-CUMA-COWOK-CEWEK-JUGA-BISA-JADI-GENTLE(WO)MAN

 

Kalo sesuai penggambaran yang ada di film dan novel romance sih, cowok gentle itu nggak pernah segan buat memuji ceweknya. Memuji si cewek berarti mengucapkan kata-kata baik yang mampu membuat hati si cewek melting. Nggak cuma itu, cowok gentle juga digambarkan selalu mengapresiasi pencapaian-pencapaian ceweknya. Duh, kalo memuji dan mengapresiasi doang mah, kita sebagai cewek juga bisa. Nggak harus jadi gentleman, teman yang baik seharusnya emang nggak ragu buat memuji dan mengapresiasi karya serta pencapaian temennya. Memuji penampilan dan kepercayaan diri teman bisa membuat suasana hati teman jadi lebih baik. Istilahnya kita jadi moodbooster buat orang lain. Sementara itu, mengapresiasi teman bisa kita lakukan dengan mengucap selamat atas pencapaiannya serta menikmati atau membeli karya-karyanya. Nggak sulit, kan?

 

 

BACA JUGA:

7 CIRI PACAR KITA COWOK FEMINIS DAN HARUS DIPERTAHANIN

JANGAN SAMPE KITA KEBAWA SEKSIS GARA-GARA MEDIA

BENER NGGAK SIH CEWEK ALFA BIKIN COWOK TAKUT BUAT NGEDEKETIN?

 

 

Written by Asmi Nur Aisyah
Photo Source:
Photo by Thought Catalog on Unsplash
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar