MERASA NGGAK BAHAGIA? MUNGKIN KAMU MASIH MELAKUKAN 5 HAL INI

August 07, 2018

MERASA-NGGAK-BAHAGIA-MUNGKIN-KAMU-MASIH-MELAKUKAN-5-HAL-INI

 

Katanya sih ada hal-hal yang biasa dilakukan oleh orang-orang nggak bahagia yang sebaiknya nggak kita lakukan, termasuk lima hal berikut. Well, apakah ada di antaranya yang secara nggak sadar masih menjadi bagian dari keseharian kita dan karenanya menghambat kita untuk bahagia? Yuk refleksi bareng-bareng!

 

1. WE SEEK APPROVAL FROM OTHERS

 

MERASA-NGGAK-BAHAGIA-MUNGKIN-KAMU-MASIH-MELAKUKAN-5-HAL-INI

 

Mengutip perkataan Karina Barton, “Happiness means loving yourself and being less concerned with the approval from others”. Kita yang peduli banget dengan pendapat orang lain dan sadar nggak sadar merasa membutuhkan validasi mereka untuk bisa percaya dengan nilai diri kita sendiri (self worth) pasti tau betapa melelahkannya hal ini. Oleh sebab itu, kalo kita adalah salah satu pribadi yang terus-menerus merasa khawatir akan pendapat orang tentang kita dan memfokuskan seluruh energi kita berupaya membuat orang lain terkesan, then we’re looking for happinness in the wrong place. Karena nyatanya kita nggak bakal bisa menyenangkan semua orang dan akibatnya kita cuma bakal berakhir kecewa, atau bahkan kemungkinan terburuknya kehilangan rasa percaya diri karena kita menggantungkan self worth kita di bawah kendali orang lain So, focus more on yourself guys! Percaya deh, satu-satunya validasi yang kita butuhkan cuma validasi dari diri kita sendiri kok. If you’re happy, if you’re feeling good, then nothing else matters.

 

2. WE NEED TO BE IN CONTROL OF EVERYTHING

 

MERASA-NGGAK-BAHAGIA-MUNGKIN-KAMU-MASIH-MELAKUKAN-5-HAL-INI

 

Bukan rahasia kalo hidup nggak bakal selalu berjalan sesuai dengan rencana. Makanya, orang yang merasa kalo semua hal harus berada di bawah kendalinya udah pasti nggak bakal bahagia. Karena lagi-lagi, kita cuma bakal berakhir kecewa ketika hal-hal nggak berjalan sesuai dengan keinginan kita. Sebenernya wajar sih kalo sebagai manusia kita menginginkan semunya under control, berhubung bisa dibilang control = security and certainty. Ketika hidup berjalan sesuai dengan rencana dan keinginan kita, somehow kita bakal merasa aman, ya nggak? Namun sayangnya life is uncertain and unpredictable. Jadi, ada baiknya kita terima fakta bahwa kita nggak bisa mengendalikan segalanya dan berhenti mengkhawatirkan hal-hal yang nggak bisa kita kendalikan. The only thing we can do is try our best and let whatever happens, happen.

Baca juga: MENANGANI RASA TAKUT AKAN KETIDAKPASTIAN DALAM HIDUP

 

3. WE ONLY SEE THE NEGATIVE & FOCUS ON WHAT WE DON’T HAVE

 

MERASA-NGGAK-BAHAGIA-MUNGKIN-KAMU-MASIH-MELAKUKAN-5-HAL-INI

 

Yap, orang yang nggak bahagia punya kecenderungan untuk melihat dunia dari perspektif negatif. Mereka terutama berfokus pada hal-hal yang nggak mereka miliki dan lebih concern terhadap kekurangan dibandingkan kelebihan.  They believe that they need something they don’t have to be happier, membuat mereka terus-terusan nggak puas dengan apa yang mereka punya dan karenanya selalu merasa kekurangan. Well, apakah kita termasuk tipe orang kayak gini? Kalo ya, coba deh buat lebih bersyukur dengan apa yang kita punya dan mulai bergerak untuk membuat perubahan instead of sekedar iri dengan apa yang dimiliki/dicapai orang lain. Lagipula dengan mencoba untuk lebih fokus pada apa yang kita punya, pasti kita bakal tersadar kok kalo ternyata lebih banyak hal yang patut kita syukuri daripada ratapi.

 

4. WE REFUSE TO FORGIVE

 

MERASA-NGGAK-BAHAGIA-MUNGKIN-KAMU-MASIH-MELAKUKAN-5-HAL-INI

 

Masih adakah orang yang sampe saat ini secara sengaja nggak kita maafkan karena perbuatannya di masa lalu? Kalo ya, bisa jadi ini adalah alesan kenapa kita merasa nggak bahagia. Karena sadar nggak kalo ketika kita menyimpan dendam, sebenernya kita juga masih berpegangan pada memori buruk yang menyebabkannya? Walaupun terkesan nggak adil, nyatanya kitalah satu-satunya pihak yang menderita by holding onto this memory. Well, rugi banget nggak sih kalo kita memutuskan buat nggak bahagia karena perbuatan yang dilakukan oleh orang lain? Lagipula seperti yang pernah Gogirl! bahas di artikel “MEMAAFKAN TERNYATA BAIK UNTUK KESEHATAN KITA, memaafkan sebenernya lebih banyak baiknya buat kita, di mana salah satu manfaatnya adalah menjauhkan kita dari stres – baik memaafkan orang lain maupun memaafkan diri kita sendiri. So, learn to forgive, because we deserve to be happy today.

Baca juga: 4 ALASAN KENAPA KITA HARUS BISA BELAJAR MEMAAFKAN

 

5. WE DON’T ENJOY THE PRESENT

 

MERASA-NGGAK-BAHAGIA-MUNGKIN-KAMU-MASIH-MELAKUKAN-5-HAL-INI

 

Kita hidup di masa sekarang tapi pikiran kita terjebak dalam penyesalan di masa lalu atau kekhawatiran akan apa yang bakal terjadi di masa yang akan datang? Well, sadar nggak kalo pikiran-pikiran kayak ginilah yang seringkali membuat kita nggak bisa menikmati hidup? True happiness is living in the present moment – to be able to have fun and enjoy life today – atau biasa dikenal juga sebagai mindfulness. Yang udah berlalu biarlah berlalu dan jangan terlalu banyak menghabiskan tenaga serta emosi kita untuk memikirkan apa yang bakal terjadi di masa yang akan datang. Karena lagi-lagi, walaupun kita bisa berusaha dan berencana, kita nggak bisa memprediksi apa yang bakal terjadi. Just try your best, hope for the best, and expect nothing. Fokuslah pada masa sekarang alias apa yang ada di depan kita. Karena hanya dengan begini kita bisa bener-bener bahagia.

Baca juga: 7 KEBIASAAN MINDFUL YANG PATUT KITA TERAPKAN SEKARANG JUGA

 

You may also want to read:

Written by Tsana Garini Sudradjat
Photo Source:
Unsplash (photo by: Allef Vinicius)
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar