JANGAN KATAKAN 7 HAL INI KE TEMEN KITA YANG LAGI DEPRESI

July 11, 2018

JANGAN-KATAKAN-7-HAL-INI-KE-TEMEN-KITA-YANG-LAGI-DEPRESI

Unplash (photo by: Yuris Alhumaydy)

 

Buat orang yang mengalami depresi, perkataan kita bisa jadi dukungan yang sangat berarti atau malah senjata yang sangat menyakiti. Karena kondisi mereka yang super rentan, percaya nggak percaya satu kata aja yang keluar dari mulut kita bisa membawa dampak yang besar banget buat mereka, baik secara positif maupun negatif. Makanya kita harus selalu berhati-hati ketika merespon curhatan mereka. Jangan sampe apa yang kita katakan malah membuat temen kita ini jadi semakin terpuruk, atau lebih parahnya lagi membuat mereka berpikir yang nggak-nggak. Oleh sebab itu walaupun kita sama sekali nggak berniat menyakiti mereka, baiknya jangan pernah deh menyatakan tujuh hal ini ke orang yang lagi depresi.

 

1. “SEMUA ORANG JUGA PERNAH DEPRESI KALI”

JANGAN-KATAKAN-7-HAL-INI-KE-TEMEN-KITA-YANG-LAGI-DEPRESI

 

Almost everyone feels down from time to time, tapi bukan berarti kita semua pernah mengalami depresi lho. Kita harus tau kalo depresi nggak sama artinya dengan sedih atau stres yang mungkin kita maksud ketika menyatakan kalimat ini. Seperti yang udah pernah Gogirl! bahas di artikel “STRES DAN DEPRESI TERNYATA DUA HAL YANG BERBEDA LHO”, stres lebih berkaitan dengan suatu perasaan tertekan dan kewalahan dengan aktivitas yang ada, sedangkan depresi adalah perasaan bersalah dan putus asa yang membuat kita terus menerus merasa sedih. Depresi juga nggak sama dengan rasa sedih biasa yang bakal dibahas lebih lanjut di sub judul selanjutnya. In case you don’t know, depresi bahkan termasuk ke dalam kategori penyakit mental yang harus diobati karena bisa membuat kita merasa nggak berharga, serba salah, kehilangan tujuan/motivasi hidup, sampe menimbulkan keinginan buat bunuh diri. Jadi jangan sembarangan bilang “semua orang juga pernah depresi kali” karena komentar ini bener-bener nunjukkin kurangnya pengetahuan dan empati kita – di mana nyatanya kita mungkin bahkan nggak bisa membayangkan gimana rasanya berada di posisi mereka.

Baca juga: 3 HAL INI NUNJUKKIN KURANGNYA EMPATI KITA PADA PENYAKIT MENTAL

 

2. “COBA DEH ALIHKAN PIKIRAN KAMU, MUNGKIN SEDIHNYA BAKAL ILANG”

JANGAN-KATAKAN-7-HAL-INI-KE-TEMEN-KITA-YANG-LAGI-DEPRESI

NO, rasa sedih yang dialami oleh orang yang depresi nggak bisa ilang begitu aja cuma karena mereka menginginkan dan memintanya buat menghilang. If it’s that simple, mungkin nggak bakal ada orang yang depresi di dunia ini. Berbeda dengan rasa sedih biasa yang bisa segera kita lupakan begitu keadaan berubah, orang yang depresi bakal tetep merasa sedih bahkan dalam suasana bahagia. Selain itu ketika rasa sedih biasa bisa kita hilangkan dengan melakukan hal yang kita suka, orang yang depresi malah bakal kehilangan minat terhadap apa yang sebelumnya mereka sukai. In the end, depression keeps them stuck and fun can’t fix it. So, saran “Coba deh alihkan pikiran kamu” bisa dibilang sangat amat nggak membantu dan lagi-lagi, hanya menunjukkan ketidaktahuan kita soal apa itu depresi.

 

3. “KAMU NGGAK KELIATAN DEPRESI TUH.. ”


JANGAN-KATAKAN-7-HAL-INI-KE-TEMEN-KITA-YANG-LAGI-DEPRESI

 

Well, percaya nggak percaya, nggak semua orang yang mengalami depresi mengurung diri mereka sendiri di kamar sambil menangis tersedu-sedu sepanjang hari. Walaupun ada beberapa tanda depresi yang terlihat, nyatanya banyak juga penderita depresi yang tetep berusaha menjalani kehidupan sehari-hari mereka sambil berpura-pura tersenyum, like nothing happened. Bahkan bisa dibilang banyak di antara mereka merupakan aktor yang baik. But deep inside, they’re broken.. dan kita nggak berhak buat judge mereka depresi atau nggak hanya dari tampilan luarnya.

 

4. “KAYAKNYA KAMU KURANG BERSYUKUR. BANYAK TAU YANG HIDUPNYA LEBIH SUSAH DARI KAMU

JANGAN-KATAKAN-7-HAL-INI-KE-TEMEN-KITA-YANG-LAGI-DEPRESI

Ada beberapa nasihat yang bisa jadi baik ketika kita sampaikan ke temen yang sekedar sedih atau stres, tapi nggak baik buat disampaikan ke temen yang udah berada di tahap depresi – dan nasihat ini adalah salah satunya. Bener kok kalo bersyukur bisa membuat kita lebih bahagia dan ikhlas menjalani hidup, tapi percaya deh, sekedar bersyukur nggak bakal bisa serta merta menyembuhkan depresi yang dialami seseorang. Membandingkan kondisi temen kita yang lagi depresi dengan kondisi orang lain adanya malah bakal membuat mereka merasa makin bersalah, di mana perasaan bersalah ini sebenernya udah menumpuk  banget di dalem diri mereka, punya peran besar dalam depresi yang lagi mereka alami, dan karenanya nggak perlu kita tambah-tambahin lagi. Lagi pula, depression isn’t about being ungrateful or forgetting to look on the bright side. It’s so much more complicated than that.

Baca juga: BOLEH NGGAK SIH NGEBANDING-BANDINGIN KESEDIHAN?

 

5. “APA SIH YANG KAMU PERMASALAHKAN? PERASAAN HIDUPMU BAIK-BAIK AJA”

JANGAN-KATAKAN-7-HAL-INI-KE-TEMEN-KITA-YANG-LAGI-DEPRESI

Inget berita duka soal Jonghyun SHINee? Ketika anggota boy band populer ini memutuskan buat mengakhiri hidupnya sendiri pada akhir tahun lalu, banyak orang awam yang bertanya-tanya, “Apa sih alesan dia bunuh diri? Dia terkenal, kariernya bagus, uangnya banyak, dan dia punya jutaan fans yang selalu mendukung dan sayang sama dia. Kurang apa lagi coba hidupnya?”. Well, first of all, selain mereka yang menjalaninya, kita nggak bakal pernah tau gimana sesungguhnya hidup seseorang dan apa yang mereka rasakan. Jadi gimana bisa kita dengan mudahnya bilang kalo hidup mereka baik-baik aja? Kedua, depresi bisa dialami oleh siapapun, bahkan oleh seleb ternama kayak Demi Lovato, Lady Gaga, Miley Cyrus, dan Brad Pitt, serta public figure sekelas Princess Diana. And we don’t have the right to judge their life and feelings. Kayak kata Jonghyun di surat terakhirnya seperti dikutip dari Soompi, “Am I not allowed to be this sad just for those reasons? Does it have to be more specific and dramatic? Do I need to have better reasons?”. Nope, siapapun berhak bersedih karena alesan apapun, termasuk kita, dan nggak ada yang berhak menghakiminya.

 

6. “ITU SEMUA CUMA ADA DI KEPALA KAMU” 

 

JANGAN-KATAKAN-7-HAL-INI-KE-TEMEN-KITA-YANG-LAGI-DEPRESI

Ketika mendengar curhatan temen kita yang lagi mengalami depresi, terkadang kita merasa kalo pemikiran mereka berlebihan dan semua itu sebenernya cuma ada di kepala mereka. Well, di satu sisi pernyataan ini bener karena salah satu penyebab depresi adalah ketidakseimbangan zat bernama neurotransmiter dalam otak yang bertugas mengatur mood kita, which techically occur “in our head”. Tapi di luar itu ada faktor lain yang juga berkontribusi terhadap timbulnya depresi, di antaranya adalah kombinasi antara faktor genetik dan psikologis. Kalo kata Regis Machdy dalam tulisannya yang dipublikasikan di Pijar Psikologi, “Yang saya alami tidak hanya di kepala saya. Saya merasakannya di hati saya. Di kelopak mata saya yang amat berat menahan sedih dan tak bisa tidur. Di bibir saya yang lelah dipaksa senyum. Di seluruh badan saya yang kehilangan energi.”

Faktannya, depresi adalah penyakit nyata yang harus diobati, seperti penyakit-penyakit serius lainnya. Beberapa orang bahkan butuh bantuan obat untuk merasa lebih baik. Oleh sebab itu ketika menyatakan “Itu semua cuma ada di kepala kamu”, kita bisa dibilang telah menyepelekan depresi yang seakan-akan dapat disembuhkan dengan sekedar mengubah cara berpikir.

 

7. “KAMU NGGAK CAPEK APA MENGELUHKAN HAL YANG SAMA? AKU AJA CAPEK DENGERINNYA”


JANGAN-KATAKAN-7-HAL-INI-KE-TEMEN-KITA-YANG-LAGI-DEPRESI

 

Ketika temen yang mengalami depresi bercerita soal masalahnya ke kita, percaya deh kalo sebelumnya mereka udah melewati proses yang panjang banget buat melawan rasa takut dan ragunya sebelum akhirnya memutuskan buat membuka diri. It’s a really big deal from them. Artinya, they believe in us – so don’t break the trust. Well, kebayang nggak gimana perasaan mereka yang lagi berada di titik terendah hidupnya ketika kita yang bisa jadi adalah harapan terakhirnya bilang kalo kita capek dan nggak mau mendampingi mereka lagi mulai sekarang?

Yang dibutuhkan oleh temen yang lagi menghadapi depresi adalah pendengar yang baik. Kita nggak perlu banyak berkomentar, cukup dengan sabar mendengarkan keluh-kesah merekan tanpa judgement. Tunjukkin juga kalo kita peduli dan mereka nggak sendiri di dunia ini. Kalo kita emang merasa udah terlalu lelah dan kayaknya nggak bisa menolong mereka lebih jauh (yap, wajar banget kok kalo kita merasa begini), kita bisa merekomendasikan mereka buat mencari bantuan profesional yang pastinya lebih tau apa yang temen kita butuhkan. Tapi jangan tinggalkan mereka sendirian.

Baca juga: CURHAT KE PSIKOLOG LEWAT 3 WEBSITE KONSELING ONLINE INI

 

Buat tau lebih banyak soal depresi, you may also want to read:

 

Written by Tsana Garini Sudradjat
Photo Source:
Unplash (photo by: Yuris Alhumaydy)
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar