HOW TO HANDLE TOXIC EMOTIONS AND BECOME A HAPPIER PERSON

January 01, 2019

HOW-TO-HANDLE-TOXIC-EMOTIONS-AND-BECOME-A-HAPPIER-PERSON

 

Everybody wants to be happy! Kalo selama ini kita bingung harus nyari sumber happiness dari mana… hey, stop looking around! Semua kuncinya ada di dalem diri kita sendiri kok. Yang penting, kita harus bisa ngatasin perasaan-perasaan toxic yang selama ini mungkin ada di diri kita tanpa kita sadari. Let’s check them out and be ready to become truly happy!

 

 

#1 TOXIC ANXIETY

 

HOW-TO-HANDLE-TOXIC-EMOTIONS-AND-BECOME-A-HAPPIER-PERSON

 

Anxiety atau perasaan cemas berlebihan biasanya muncul karena perasaan-perasaan insecure and threatened dalam diri kita. Kalo nggak bisa dikendaliin, this toxic feeling grows in our body and mind, dan bisa ngebuat kita ngerasa discouraged bahkan depresi. Kita bisa ngenalin tanda-tanda anxiety muncul di diri kita, kalo kita mulai ngerasa punya rasa takut yang agak sedikit berlebihan, lack of concentration and confidence, dan insomnia.

How to deal with it:

  • Coba belajar mengidentifikasi dari mana sumber kegelisahan kita. Dengan bisa nganalisis darimana anxiety kita berasal, it would be easier for us buat nanganin itu.
  • Jangan lupa buat olahraga ringan seenggaknya 1-2 kali dalam seminggu.
  • Surround ourselves with people with a positive mindset! Cari temen yang bisa ngebantu kita to cope with anxiety.

 

#2 CHRONIC DISSATISFACTION

 

HOW-TO-HANDLE-TOXIC-EMOTIONS-AND-BECOME-A-HAPPIER-PERSON

 

Perasaan ketidakpuasan bisa jadi toxic kalo kita ngebiarin ini terus-terusan tumbuh di dalem diri kita. It’s okay if sometimes kita ngerasa nggak puas akan sesuatu hal dalam hidup kita atau diri kita. An occasional feeling of dissatisfaction helps us become a better person day by day. Tapi perlu diwaspadai kalo perasaan ini selalu muncul! It only makes us constantly look for some standard of perfection, which doesn’t really exist.

How to deal with it:

  • Accept ourselves as we are. Nggak usah terlalu musingin apa kota orang lain dan berusaha bikin semua orang hepi! Yang wajib kita bikin bahagia adalah diri kita sendiri!
  • Pahami bahwa semua hal dan semua orang itu nggak ada yang sempurna. We are full of flaws. We are all make mistakes. Learn from it, leave them behind, and move on.

 

#3 TOXIC ANGER

 

HOW-TO-HANDLE-TOXIC-EMOTIONS-AND-BECOME-A-HAPPIER-PERSON

 

Dalam beberapa situasi, kemampuan kita buat nge-manage rasa marah yang meluap-luap can actually help us overcome difficulties. Kemarahan yang nggak kekontrol dan kita tumpahin begitu aja tanpa ngeliat situasi, malah justru berujung penyesalan karena kita memperkeruh keadaan. Soalnya dalam keadaan marah, kita seringkali bisa ngeluarin kata-kata atau tindakan yang nggak ngenakkin.

How to deal with it:

  • Kenali emosi marah kita. Seberapa dalam emosi marah kita kalo triggered and what kind of people are we pas kita lagi marah. Adopt our own ways to deal with it.
  • Always remember that the best way to handle anger is through wisdom and common sense.
  • Kalo misalnya pun kita ngerasa perlu marah, we must decide pesan apa yang mau kita sampein ke orang-orang di sekeliling kita. Jangan cuma asal marah-marah memperkeruh suasana!

 

#4 TOXIC ENVY

 

HOW-TO-HANDLE-TOXIC-EMOTIONS-AND-BECOME-A-HAPPIER-PERSON

 

Toxic envy doesn’t make us a happier person. Yang lebih parah, perasaan dan sikap kita yang selalu iri ini juga berefek buruk buat orang-orang di sekeliling kita lho. We can’t celebrate the success of others, sehingga kita nggak bisa tuh ngeliat orang lain hepi dan lebih sukses daripada kita. Kita selalu aja cuma ngeliat sesuatu dari sisi negatifnya aja.

How to get rid of it:

  • Sebelum kita belajar menghargai orang lain, yuk hargai diri kita sendiri dulu! Learn to see what makes us so special and unique.
  • Coba selalu liat orang lain dari sisi positifnya. Kalo kita selalu ngeliat sisi negatif dari orang lain nggak akan ada abisnya!

 

#5 CONSTANT ANGUISH

 

HOW-TO-HANDLE-TOXIC-EMOTIONS-AND-BECOME-A-HAPPIER-PERSON

 

Anguish atau perasaan sedih yang mendalam bangettt, creates a continuous state of discomfort, sadness, and regret. Perasaan-perasaan ini kalo kita biarin terus menerus, can make us change the way we listen and speak, bahkan turu memengaruhi kemampuan kita buat ngambil keputusan. Anguish can paralyze us, dan yang lebih terpenting lagi juga ngefek banget ke orang-orang sekitar kita and also our entire future.

How to overcome it:

  • Coba selalu inget-inget positive memories yang kita punya. Hal ini bisa jadi senjata ampuh to deal with problems and win the battles of the present.
  • Keep in mind bahwa ada hal-hal di sekitar kita yang bisa kita ubah, tapi ada juga yang emang nggak bisa kita apa-apain. Buat hal yang nggak bisa kita ubah ini, we should learn to make our peace with each of them.

 

#6 TOXIC GUILT

 

HOW-TO-HANDLE-TOXIC-EMOTIONS-AND-BECOME-A-HAPPIER-PERSON

 

Yes, we are all make mistakes. Maka ngerasa bersalah atas kesalahan kita adalah hal yang wajar dan manusiawi bangett! Tapi kita juga harus bisa bedain antara actual guilt yang emang berasal dari sesuatu yang kita sadari, dan toxic guilt that comes from emotional causes. Kalo kita nggak bisa nge-handle ini dengan baik, yang ada kita terus-terusan dihantui perasaan bersalah yang nggak ada ujungnya!

How to cope with it:

  • Kalo misalnya kita emang salah, ask for forgiveness. Dengan begitu, kita berarti udah belajar bertanggung jawab atas apa yang kita lakuin. Hopefully we’ll learn dan nggak akan ngulangin kesalahan yang sama lagi!

 

 

Written by Tsarina Maharani (Gogirl! Apprentice)
Photo Source:
Greatist, Scholarship Points, shutterstock, Women Planet, Modern Horrors, Get It Girl
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar