PUNYA TEMEN YANG NGOMONGIN KITA DI BELAKANG? LAKUIN 7 CARA INI

January 07, 2019

HOW-TO-DEAL-WITH-FRIENDS-WHO-TALK-ABOUT-YOU-BEHIND-YOUR-BACK

 

Punya teman yang selalu ada untuk kita, tempat berbagi cerita dan rahasia, pasti menyenangkan bukan? Tapi, apa jadinya kalo ternyata mereka suka ngomongin kita di belakang? Spreading our secrets or telling something bad about us to other people? That would be awful!

 

 

Diomongin sama teman sendiri, apalagi yang emang deket sama kita pasti rasanya nggak enak banget. Sebel dan sedih pasti campur aduk jadi satu. Pasti ada rasa pengen langsung labrak aja but, don’t be reckless! We have to do something more mature to deal with this kind of problem. Nah, langkah apa sih yang tepat  untuk menghadapi teman kayak gini? You gotta check this out!

 

1. CALM DOWN, DON’T CONCLUDE ANYTHING QUICKLY

Take a breath! Jangan langsung tersulut emosi dan menyimpulkan ini itu. Kejadian “ngomongin di belakang” kemungkinan terjadi karena ada kesalahpahaman antara kita dan teman kita. If we jump to the conclusion quickly, it would make the situation even worse, right? Inget, tindakan yang dilakuin dengan emosi nggak akan berjalan baik. Keep positive!

 

2. CEK KEBENARANNYA

Sebelum menegur langsung atas apa yang dia lakuin ada baiknya kita cari tau, is that really true that they talk about us behind our back? Cari dulu bukti dan kumpulin info sebanyak-banyaknya. Kalo perlu tanyakan juga pada sahabat kita yang juga kenal dengan mereka yang ngomongin kita. But, we should remember that we have to be careful to ask about this to someone else, karena bisa jadi orang yang kita tanyain ikutan salah paham dan malah menganggap kalo kita yang nyebar isu nggak baik. Act wisely!

 

3. BE MATURE

Nah, ini yang paling penting, never  let your emotion overpower your intelligence! Jangan sampe saking emosinya, kita juga ikutan ngomongin mereka di belakang. Kalo seperti itu lalu apa bedanya kita dengan mereka? Berusahalah bersikap dewasa. Pikirkan segalanya dengan baik-baik, jangan labrak mereka atau treat them with bad attitude. Show them that we are more than what they think about us!

 

4. LEARN FROM IT

Experience is the best teacher. Setelah mengalami kejadian seperti itu ambil pelajaran yang bisa kita dapatkan. Mulai dari sekarang, we have to be more careful soal apa yang kita share ke orang lain and we have to decide wisely siapa orang yang tepat untuk mendengar keluh kesah kita. Selain itu, start from now on perhatikan konteks pembicaraan kita terhadap orang tertentu  supaya nggak timbul salah paham.

 

5. COMMUNICATE!

Communicate, even if it’s uneasy! Temui mereka secara langsung, tapi jangan langsung point a finger, ya. Tanyakan dulu baik-baik apa benar mereka ngomongin kita di belakang. If that’s true, kita bisa mulai bertanya apa salah kita dan kenapa mereka ngelakuin hal itu, especially kalo mereka membicarakan hal yang nggak bener tentang kita. Ungkapkan rasa kecewa kita pada mereka dan berusahalah memperbaikinya jika emang ternyata ada kesalahpahaman. Inget, don’t be rude and keep elegant! The most important is how the message is delivered well, bukan menunjukkan seberapa emosionalnya kita.

 

6. INTROSPEKSI DIRI

Sadarilah, setiap orang itu unik dan punya kepribadian masing-masing. Pasti ada sifat atau pola pikir kita yang emang nggak cocok dan nggak disukai orang lain. Sadari juga cara bersikap orang lain tidak selalu sama seperti kita. Kalo mereka ngomongin tentang sifat kita, we can take a look to ourselves, maybe there’s actually something wrong with us. Dari kejadian itu juga kita harus introspeksi, mungkin secara nggak sadar kita juga suka ngomongin orang lain, and now we know how it feels like to be the one who’s being talked about, right?  Yuk, benahi diri kita untuk jadi yang lebih baik lagi!

 

7. MOVE ON

Move on to what makes us better! Jangan sampe kita terlalu larut mikirin betapa sakitnya kita lalu hal lain yang lebih penting pun terabaikan. Get some new friends! Carilah teman yang bisa membawa kita pada lingkungan yang positif. Bangkit dan tunjukkin kalo hal buruk yang mereka omongin tentang kita itu salah. Tunjukkin dengan meningkatkan prestasimu di sekolah atau di kampus, tetap menjaga attitude, and show them they’re not worth even one thought and your precious time!

 

 

Written by Qonita Hairunisa (Gogirl! Apprentice)
Photo Source:
shutterstock
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar