ALASAN KENAPA PENOLAKAN ITU PENTING BUAT KITA

July 10, 2018

ALASAN-KENAPA-PENOLAKAN-ITU-PENTING-BUAT-KITA

 

Siapa sih yang nggak merasa kecewa atas penolakan yang kita alami? Nggak seleksi masuk sekolah atau universitas favorit, nggak lolos seleksi pekerjaan, nggak berbales perasaan sama gebetan, nggak berhasil masuk kompetisi yang kita daftarkan, atau apa pun, deh. Biarpun terasa menyakitkan, sebenernya penolakan itu penting dan harus kita alami, lho! Tanpa kita sadari, sebenernya ada perbedaan cukup signifikan antara orang yang biasa mengalami penolakan dan orang yang masih takut menghadapinya. Apa sih pentingnya? Simak 5 hal yang udah Gogirl! rangkum. Yuk, ubah perspektif kita soal penolakan!

 

BIKIN KITA JADI TAHU KUALIFIKASI DIRI SENDIRI

 

Alasan paling logis kita ditolak adalah kualifikasi kita belum memenuhi apa yang diharapkan oleh sesuatu yang ingin kita capai. Melamar pekerjaan, misalnya. Kita jadi tahu kalo kualifikasi yang kita tawarkan dalam diri kita mungkin nggak cocok sama perusahaan yang kita lamar. Bisa jadi kemampuan atau kepribadian kita nggak cocok sama perusahaan tersebut, bukannya kita nggak punya kemampuan sama sekali loh, ya. Dengan begitu, kita jadi bisa menganalisis kira-kira apa yang bisa kita kembangkan dan tingkatkan, terutama dalam proses yang kita lakukan buat pencapaian selanjutnya.

 

MAKIN MENGUATKAN MENTAL KITA

 

Penolakan pertama mungkin bakal terasa sangat berat, terlebih lagi kalo penolakan itu dari sesuatu yang benar-benar kita harapkan sejak lama. Tanpa kita sadari, penolakan sebenernya merupakan cara buat menguatkan mental kita. Kita jadi sadar kalo perjalanan menuju apa yang ingin kita capai itu nggak mudah. Coba deh bayangin seandainya sejak awal kita udah mendapat kemudahan menggapai apa yang kita mau, kita mungkin nggak bakal ngalamin tuh masa-masa ngedown terlebih dulu. Kita nggak akan tahu gimana rasanya bener-bener berjuang, bukan? Nantinya ketika kita benar-benar mencapai apa yang kita mau, rasa puasnya tuh bakal nikmaaaaat banget. Percaya, deh!

 

MENYADARKAN PENTINGNYA RENCANA CADANGAN

 

Kita tentu pernah berusaha mencapai sesuatu tapi luput menyiapkan rencana cadangannya. Contohnya ketika kita berharap masuk universitas negeri impian, kita sepenuhnya hanya berharap pada seleksi jalur rapor alias SNMPTN. Pas kita dapet kabar buruk di pengumuman, kita baru menyesal kenapa kita nggak mempersiapkan seleksi tulis alias SBMPTN sejak awal. Nah, ini adalah salah satu contoh kalo penolakan menyadarkan kita betapa pentingnya menyiapkan rencana cadangan. Menyiapkan rencana cadangan berarti mempersiapkan kemungkinan terburuk supaya kita bisa menghadapi penolakan dengan ikhlas.

 

MENYADARKAN SESERIUS APA KITA MENCAPAI SESUATU

 

Dari kecewa atau legawa yang kita rasakan, kita jadi tahu sebesar apa harapan kita dan seserius apa kita pengen mencapai sesuatu. Contohnya, ketika kita bener-bener kecewa nggak diterima di perusahaan tertentu, itu artinya kita bener-bener pengen merasakan pengalaman bekerja di perusahaan itu. Sementara itu, kalo kita merasa cepat legawa pada beberapa penolakan, bisa jadi itu tanda kalo kita nggak seserius itu menginginkan sesuatu. Beda cerita kalo kita udah pandai mengontrol ekspektasi kita sendiri, ya. Nah, emang apa pentingnya sih menyadari setinggi apa keinginan kita buat mencapai sesuatu? Jawabannya ada di bawah, ya.

 

JADI PETUNJUK BUAT MAJU TERUS ATAU MUNDUR

 

Dari parameter penolakan mana yang paling bikin kecewa, kita jadi tahu pencapaian mana yang paling kita inginkan. Kalo kita udah terlalu banyak mengalami penolakan dan merasa lelah buat gambling dengan usaha lain, kita bisa mengerucutkan mana aja pencapaian yang masih bisa kita perjuangkan dan mana yang udah saatnya kita eliminasi atau tunda dulu dalam waktu dekat. Contohnya kita punya passion dalam dua hal, yaitu menulis dan fotografi. Kita sering banget ikut lomba keduanya, dan sering juga nggak lolos seleksi. Seiring berjalannya waktu, ternyata kita lebih kecewa dengan penolakan terhadap karya-karya foto kita. Itu artinya, kita punya keinginan yang lebih besar di sana. Kita bisa fokus mengembangkan fotografi dulu dan berusaha lebih keras di bidang yang satu itu. Bukan berarti kita harus menyerah pada passion yang lain ya, kita cuma harus menunda perjuangannya demi bisa fokus ke satu pencapai terlebih dulu.

 

BACA JUGA:

8 ALESAN KENAPA KITA NGGAK PERLU TAKUT PENOLAKAN

ALESAN KENAPA KITA NGGAK PERLU TAKUT KEGAGALAN

Written by Asmi Nur Aisyah
Photo Source:
Shutterstock
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar