5 PELAJARAN YANG DIDAPET DARI HUBUNGAN PERTAMA

August 02, 2018

PELAJARAN-YANG-DIDAPET-DARI-HUBUNGAN-PERTAMA

 

Hayoo.. ngaku siapa yang sampe sekarang masih suka keinget-inget pacar pertama? First relationship alias hubungan pertama emang banyak banget kekurangannya, tapi dari sana juga kita bisa belajar banyak hal, ya nggak? Karena bagaimanapun ini adalah kali pertama kita punya orang yang berperan sebagai significant other dalam hidup kita, di mana kita menyadari kalo menjalin sebuah hubungan tuh ternyata nggak se-simple “gue suka sama lo dan kebetulan lo juga suka sama gue”. Nah, Gogirl! sempet buka sesi sharing dengan topik ini nih di Instagram dan bener aja, ada banyak banget jawaban beragam yang diberikan oleh followers Gogirl!. Coba simak deh beberapa di antaranya!

 

KENALAN DENGAN RASA SAYANG & PERASAAN LAIN YANG DATENG BERSAMANYA

“Menurutku pacaran pertama kali inilah di mana aku ngerasain semuanya, mulai dari sayang, cinta, nggak mau kehilangan, sampe pada akhirnya tau kalo kita juga bisa berakhir membenci orang yang kita cinta” – bvi.an.

 

PELAJARAN-YANG-DIDAPET-DARI-HUBUNGAN-PERTAMA

 

Duh, dalem banget nih. Bener sih, kalo dulu mungkin kita cuma bisa taksir-taksiran tanpa tau gimana perasaan cowok yang kita taksir atau bahkan cuma mengalami apa yang disebut sebagai cinta bertepuk sebelah tangan, hubungan pertama menunjukkan kalo ternyata ada lho orang yang bisa sayang sama kita sebagaimana kita sayang sama mereka. That we are worthy to be loved. Tapi ternyata rasa sayang itu nggak dateng sendirian. Dia juga dateng bersama rasa cemburu, insecure, sedih, kecewa, khawatir, dsb yang bakal menjadi bagian dari dinamika hubungan kita dengan pacar. Sampe pada akhirnya seperti kata bvi.an, kita bahkan bisa membenci orang yang dulunya kita sayang dan untuk pertama kalinya merasakan apa yang bener-bener disebut sebagai patah hati ketika berpisah dengan pacar pertama.

 

NGGAK CUMA MENERIMA TAPI JUGA MEMBERI

“Dari hubungan pertama gue belajar buat selalu give and take, di mana kita nggak bisa selalu memberi dan kita juga nggak bisa selalu mau diberi. Harus seimbang. Kita juga nggak bisa maksain keinginan atau ekspektasi kita ke pacar karena kita nggak bakal bisa mengubah orang sekeras apapun kita nyoba. Lebih baik kita memperlakukan dia sebagaimana kita mau diperlakukan” – anonim.

 

PELAJARAN-YANG-DIDAPET-DARI-HUBUNGAN-PERTAMA

 

Yes, relationship teaches us to be selfless. Ketika kita punya pacar untuk pertama kalinya, kita mulai belajar buat nggak cuma memikirkan diri sendiri, tapi juga dia yang telah menjadi pasangan kita. Karena walaupun kita dan pacar tetep merupakan pribadi yang terpisah, sebagai pasangan kita tetep punya kewajiban untuk saling menjaga perasaan dan menghargai satu sama lain. Dan bener banget kata anonim, harus ada keseimbangan dalam sebuah hubungan. Ketika kita adalah pihak yang terus-terusan memberi atau justru sebaliknya kita adalah pihak yang terus-terusan menerima, pasti ada  sesuatu yang salah dalam hubungan yang lagi kita jalani.

Baca juga: 5 TANDA KITA KELEWAT BERKORBAN BUAT PACAR

 

PACAR NGGAK SEHARUSNYA JADI SATU-SATUNYA TEMEN KITA

“Our boyfriend should be our bestfriend, but shouldn’t be our only friend” – anonim.

 

PELAJARAN-YANG-DIDAPET-DARI-HUBUNGAN-PERTAMA

 

TRUE! Salah satu konflik yang seringkali terjadi ketika kita punya pacar untuk pertama kalinya adalah kita tiba-tiba bingung cara membagi waktu kita buat pacar, sahabat, keluarga, dan orang-orang terdekat lainnya dalam hidup kita, ya nggak? Well, nggak heran sih kalo di saat lagi sayang-sayangnya, rasanya kita pengen menghabiskan sebanyak-banyaknya waktu kita bareng pacar. Apa lagi ketika dia adalah pacar pertama. But should we really do that? Tentu aja jawabannya nggak. Masa sih kita tega meninggalkan sahabat-sahabat yang udah lebih dulu deket sama kita demi pacar yang baru aja menjalin hubungan dengan kita? Atau jangan-jangan kita punya pengalaman menjalin hubungan dengan cowok yang melarang kita buat hangout bareng sahabat? Apapun alesannya, melupakan temen karena pacar is a big no dan kalo kita pernah melakukannya di hubungan pertama kita, pastikan kalo hal ini nggak bakal terjadi lagi kedepannya.

Baca juga: 7 ETIKA YANG HARUS DILAKUKAN BUAT NGENALIN PACAR DAN TEMEN KITA

 

SELALU JADI DIRI KITA SENDIRI

“Pacar pertamaku adalah orang yang mengajariku untuk menerima segala sesuatu dengan ikhlas. Dia terutama menerimaku apa adanya, menerima keanehanku, menerima kekuranganku” – nad_nad23.

 

PELAJARAN-YANG-DIDAPET-DARI-HUBUNGAN-PERTAMA

 

Rela berubah buat menjadi pribadi yang bukan kita demi orang yang kita suka? Well, Gogirl! can’t relate. Ketika masih berstatus gebetan dulu, mungkin banyak di antara kita yang rela melakukan apapun untuk membuat gebetan terkesan atau berusaha sebisa mungkin untuk hanya menunjukkan sisi-sisi baik kita di depan dia. Tapi ketika kita mulai menjalin hubungan, udah seharusnya dia bisa menerima diri kita apa adanya dan begitu pula sebaliknya. Mungkin di antara kita ada yang pernah punya pengalaman baik dan nggak baik soal hal ini dengan pacar pertama. Entah kita mengingat dia sebagai orang pertama yang bener-bener bisa menerima kita apa adanya (seperti gimana nad_nad23 mengenang pacar pertamanya), atau dia malah adalah orang pertama yang berusaha mengubah kita sesuai keinginan dia. Apapun itu, they teach us buat selalu jadi diri kita sendiri dan nggak seharusnya kita kehilangan jati diri kita demi orang lain.

Baca juga: SIGNS YOU’VE LOST YOURSELF WHEN YOU’RE IN RELATIONSHIP

 

YANG SAYANG NGGAK SELAMANYA BAIK BUAT KITA

“Hubungan nggak bisa cuma didasari dengan rasa sayang karena belum tentu orang yang sayang itu selalu baik buat kita. Harus didasari juga dengan hal-hal yang membuat satu sama lain jadi lebih baik – harus saling menghargai, saling mengerti. Jangan cuma karena sayang kita jadi ngejalanin hubungan yang toxic” – ashqarameraxa.

 

PELAJARAN-YANG-DIDAPET-DARI-HUBUNGAN-PERTAMA

 

Setuju! Walaupun first love does work out buat beberapa pasangan, tapi kebanyakan dari kita yang berakhir berpisah dengan pacar pertama mungkin bisa relate dengan pernyataan ini. Setelah menjalin hubungan dengan pacar pertama, kita pasti ngeh kan kalo seperti kata ashqarameraxa, sebuah hubungan nggak mungkin dijalani cuma berdasarkan rasa sayang? Kita juga butuh rasa saling percaya, menghargai, mendukung, kompromi, komitmen, dan banyak faktor lain untuk mempertahankan hubungan tersebut. Dan ketika kita udah nggak lagi baik buat satu sama lain, mungkin emang udah saatnya bagi kita untuk mengakhirinya. Tenang aja guys, dia cuma pacar pertama kok! Kita masih punya banyak waktu buat mencari cowok lain yang lebih baik buat kita. Dari pengalaman kita dengan pacar pertama ini jugalah kita bisa banyak belajar dan lebih baik lagi di hubungan-hubungan kita selanjutnya.

Baca juga: 6 ALASAN SALAH MEMPERTAHANKAN HUBUNGAN

Well, kalo jawaban kalian sendiri apa guys? What did you learn from your first relationship? Share your comments below!

 

As a newbie in romantic relationship, you may also want to read:

Written by Tsana Garini Sudradjat
Photo Source:
Unsplash (photo by: Crew)
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar