5 LANGKAH ATASI RASA INSECURE DALAM BERPACARAN

May 09, 2018

5-LANGKAH-ATASI-RASA-INSECURE-DALAM-BERPACARAN 

Photo by Luke Ellis-Craven on Unsplash

 

 “Kayaknya dia udah nggak sayang deh sama aku”.
“Jangan-jangan dia selingkuh”.
Am I not good enough for  him?”
This is way too good to last”.

 

Pernah nggak kita punya pikiran-pikiran kayak gini selama menjalin hubungan dengan pacar? Nggak bisa dipungkiri kalo perasaan insecure mungkin banget melanda kita yang lagi berada dalam sebuah hubungan. Entah takut ditinggal, takut diselingkuhi, takut dinilai nggak pantes buat jadi pasangan cowok kita, dsb.  Akhirnya kita selalu dibayang-bayangi perasaan nggak tenang dan kekhawatiran tersebut pasti bakal berdampak pada hubungan kita dengan pacar. Misalnya aja, kita jadi posesif karena takut cowok kita tergoda sama cewek lain. Atau kita jadi terus-terusan mempertanyakan perasaan pacar just to be sure kalo dia masih sayang sama kita. Hmm.. capek hati banget ya kayaknya.

Walaupun insecure adalah perasaan yang wajar kita rasakan, tapi kekhawatiran berlebih yang terkesan mempertanyakan kepercayaan kita terhadap pasangan malah bisa berakhir merugikan lho. Makanya kali ini Gogirl! mau berbagi soal gimana seharusnya kita mengatasi rasa insecure tersebut. Coba deh simak 5 langkah dari terapis Gale Grace, Dr. Frankie Bashan, dan Jennice Vilhauer Ph.D. di bawah ini:

 

 1. MAKE SURE YOU FEEL GOOD ABOUT YOURSELF

 

 5-LANGKAH-ATASI-RASA-INSECURE-DALAM-BERPACARAN 

 

Hal pertama yang harus kita lakukan ketika merasa insecure adalah melakukan refleksi diri untuk menemukan alesan di balik perasaan tersebut. Coba deh buat jawab: rasa insecure ini sebenernya dateng dari pacar atu diri kita sendiri sih? Misalnya, apakah pacar emang genit ke cewek lain atau sebenernya kita aja yang minder melihat sahabat ceweknya yang cantik, bisa nyambung banget ngobrol sama dia, dan bahkan membuat dia tertawa? Well, tau nggak kalo oftentimes, insecurities have less to do with our partners and more to do with how we feel about ourselves.

Kalo kata Dr. Frankie, makin percaya diri kita, makin besar juga kemungkinan kita merasa secure dalam hubungan yang lagi kita jalani. When you don’t feel good about who you are on the inside, it’s natural to look outside for validation, dalam kasus ini dari pacar kita.  So first, make sure you feel good about yourself. Kalo ternyata rasa insecure  ini emang dateng dari dalem, langkah selanjutnya adalah build your self-esteem. Salah satu caranya adalah dengan inget kalo cowok kita ini pasti punya alesan yang membuat dia macarin kita.

Terbuka juga dengan kemungkinan kalo perasaan insecure ini mungkin berasal dari trauma kita di masa lalu. Apakah sebelumnya kita pernah diselingkuhin? Atau apakah sebelumnya kita pernah diputusin dengan alesan yang membuat kita kehilangan rasa percaya diri? If this is the case, you should work on it. Salah satunya dengan menyadari kalo nggak semua hubungan bakal berjalan dan berakhir serupa – walaupun tetep ada pelajaran yang bisa kita ambil dari pengalaman tersebut. Jadi berhentilah membanding-bandingkan hubungan kita sekarang dengan hubungan yang udah lewat, termasuk membandingkannya dengan hubungan orang lain.

You may also want to read: GINI CARANYA NGADEPIN ORANG YANG SELALU NGERASA INSECURE

 

2. LIST YOUR EVIDENCE

 

5-LANGKAH-ATASI-RASA-INSECURE-DALAM-BERPACARAN

 

Oke, kita udah refleksi diri dan kita yakin kalo rasa insecure ini dateng dari sikap pacar, bukan dari diri kita sendiri. Tapi tunggu, jangan buru-buru menyimpulkan. Apa buktinya? Setiap klien Dr. Frankie mengeluh soal masalah ini, seperti dikutip dari refinery29, dia bakal minta mereka buat menuliskan/menyebutkan daftar alesan yang membuat kliennya merasa demikian. Misalnya, apakah cowok kita akhir-akhir ini jadi acuh? Atau mereka tiba-tiba jadi susah banget buat ditemui? Ketika jawabannya adalah “Entahlah, feeling aja”, well, kemungkinan besar kita yang kelewat paranoid over nothing. Sebaliknya kalo perasaan kita ternyata ada dasarnya, coba deh buat lanjut ke step selanjutnya.

 You may also want to read:   6 KALIMAT SAKTI YANG NYELAMETIN KITA DI KALA INSECURE

 

3. TALK IT OUT

 

5-LANGKAH-ATASI-RASA-INSECURE-DALAM-BERPACARAN

 

While much of working through insecurities should be done internally, it's always good to talk to your partner about how you're feeling. Cari waktu yang tepat buat bicara jujur dengan pacar soal perasaan kita – tentunya dengan cara baik-baik ya. Bilang kalo ada yang mengganggu pikiran kita akhir-akhir ini dan kita mau mendiskusikannya karena kita pengen hubungan ini terus berlanjut. Siapkan juga diri kita buat menghadapi kemungkinan terburuk. Kalo kata Gale Grace, rasa takut akan penolakan adalah akar dari banyak kasus relationship insecurities. Makanya once you stop feeling so afraid of rejection, biasanya perasaan insecure tersebut juga bakal hilang.

 

4. REALIZE WHEN INSECURITY IS MORE THAN JUST A FEELING

 

5-LANGKAH-ATASI-RASA-INSECURE-DALAM-BERPACARAN

 

Terkadang rasa insecure kita bisa jadi adalah peringatan lhoSo, kalo setelah kita telusuri emang ada bukti dan kita yakin banget dengan pengamatan serta intuisi kita, jangan denial. Terima kalo ini mungkin adalah pertanda yang bakal memandu kita ke keputusan terbaik.

You may also want to read: ANTARA KEPALA DAN INTUISI, MANA YANG HARUS DIIKUTIN?

 

5. KEEP YOUR INDEPENDENCE & TRUST YOURSELF

 

5-LANGKAH-ATASI-RASA-INSECURE-DALAM-BERPACARAN

 

Langkah terakhir yang menurut Gogirl! juga adalah langkah paling penting adalah keep your independence and trust yourself.  Udah seharusnya pasangan ada buat satu sama lain dan saling melengkapi, tapi jangan sampe tanpa adanya dia kita jadi merasa nggak bisa melakukan apa-apa. Maintaining your sense of self-identity and taking care of your needs for personal well-being are the keys to keeping a healthy balance in a relationship. Ketika kita nggak bergantung pada orang lain untuk merasa dihargai dan dicintai, kita juga bakal merasa lebih secure nggak cuma dalam hubungan, tapi dalam hidup. Kalo Jennice Vilhauer Ph.D. seperti dikutip dari Psychology Today,  feeling secure in a relationship depends on trusting the other person but, more importantly, on learning to trust yourself.

You may also want to read: ALESAN KENAPA INSECURE SOAL FISIK KITA UDAH NGGAK ZAMAN!

 

 

 

Written by Tsana Garini Sudradjat
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar