OH NO, BUAT SEMENTARA NGGAK ADA LAGI TRANSPORTASI ONLINE DI JABAR!

October 12, 2017

SEKARANG-NGGAK-ADA-LAGI-TRANSPORTASI-ONLINE-DI-JAWA-BARAT

 

Ngaku deh, siapa di antara kita yang ngerasa terbantu banget dengan adanya transportasi online kayak Go-Jek, Go-Car, Grab atau Uber? Selain nyediain jasa transportasi, sekarang bahkan udah dilengkapi sama layanan lain yang ngasih banyak faedah buat kita kayak kirim barang dan antar-pesan makanan.  Kehadiran transportasi online ini sedikit banyak emang bikin hidup kita lebih efisien. Unfortunately, for now online transportation is no longer permitted in West Java.

 

 

Sebelumnya  Bapak Ridwan Kamil selaku Wali Kota Bandung udah ngunggah hasil kesepakatan antara Dishub Jawa Barat dengan Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi (WAAT). Berisi empat poin, di mana satu di antaranya adalah penghentian sementara transportasi online.

Akhirnya, kemaren secara resmi Dishub Jawa Barat ngeluarin Surat Pernyataan Bersama aturan tentang angkutan sewa khusus atau taksi berbasis aplikasi. Dalam surat ini dijelasin kalo buat sekarang operasi angkutan berbasis aplikasi dihentikan sementara. Tapi tenang aja girls, untungnya transportasi ini bisa kembali aktif setelah Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No 26 Tahun 2017 selesai direvisi.

Adanya surat ini sebagai hasil diskusi antara Pemda Provinsi Jabar bersama dengan Pemda Jabar ngeliat adanya persaiangan usaha yang nggak sehat antara transportasi konvensional dan online. Keluarnya surat ini juga jadi salah satu usaha Dishub Jabar buat ngejaga suasana transportasi yang kondusif di Jabar. Beberapa bulan terakhir emang banyak banget perselisihan antar transportasi konvesional dan online yang ngebuat kita, sebagai penumpang resah.

Mereka juga menyayangkan tentang transportasi online yang belum mendapat izin tetapi terus berjalan dan mulai berpengaruh besar sama keberlangsungan transportasi konvensional yang berizin dan bayar pajak.

 

SEKARANG-NGGAK-ADA-LAGI-TRANSPORTASI-ONLINE-DI-JAWA-BARAT

 

Padahal dikutip dari Tekno Liputan6.com, manajemen Go-Jek, sebagai salah satu layanan transportasi online terbesar di Indonesia bekromentar masalah perizinan. “Saat ini kami telah mengantongi izin usaha seperti SIUP, TDP dan izin usaha lainnya,". Nah, kalo begini jadi ngebingungin kita sebagai pengguna ya?

Biarpun surat ini udah dikeluarin oleh Dishub Jabar, tapi Bekasi yang masih berada di wilayah Jabar ini belum kena imbasnya. Diilansir dari Tirto.id, hal ini dikarenakan Dishub Kota Bekasi yang masih nunggu surat resmi dari Dinas Perhubungan Jawa Barat terkait instruksi tersebut.

Nggak bisa dipungkiri emang kalo keputusan ini bakal ngerugiin para mitra driver dan  kita, konsumen yang ngerasain kemudahan dalam hidupnya dengan adanya layanan transportasi online. Tapi kita juga nggak bisa kesampingin kalo ada pihak yang ngerasa dirugiin karena kebelum jelasan regulasi buat kedua jenis transportasi ini biar jalan beriringan. Banyak juga warga masyarakat yang ngebuat petisi nggak setuju dengan pemberlakuan peraturan ini, karena ngerasa hak mereka sebagai konsumen yang bisa bebas memilih transportasi jadi dirampas. Well, kalo menurut kamu gimana?

Kita tunggu aja ya kelanjutan nasib transportasi online dan konvensional Jawa Barat ini setelah keluar hasil revisi Permenhub No 26 Tahun 2017. Yang ditargetkan rampung pada Selasa minggu depan (17/9) oleh Bapak Budi Karya selaku Menteri Perhubungan. Hmm… kita doakan aja ya semoga sesuai target.

 

 

Written by Annisa Ayu Chrisnadila
Photo Source:
shutterstock
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar