MENIKMATI SEJUKNYA LANGIT DAN MUSIK DI LALALA FESTIVAL 2018

March 12, 2018

MENIKMATI-SEJUKNYA-LANGIT-DAN-MUSIK-DI-LALALA-FESTIVAL-2018

sumber foto: Doc. Lalala Fest

 

“Jas hujannya Neng, jas hujan,” tawar seorang bapak, tepat sebelum Gogirl! memasuki gate Lalala Festival di Orchid Forest Cikole Lembang (10/3).

 

 

Dari gerbang depan Orchid Forest sampe venue festival, Gogirl! naik shuttle bis mini yang disediakan panitia bareng pengunjung Lalala Fest lainnya. Setelah sampe di venue, nggak cuma bapak tadi, banyak pedagang lain yang menjajakan jas hujan plastik ke semua pengunjung yang lewat. Tujuannya, buat jaga-jaga takutnya di tengah festival berlangsung, hujan turun tanpa disangka kayak di Lalala Fest tahun lalu di Pine Forest Cikole Lembang. Untungnya, langit lagi bersahabat banget di Lalala Fest tahun ini. Siang sampe sore, langit sejuk tanpa hujan, bikin cuaca jadi teduh dan sendu buat menikmati musik sambil bersantai dalam suasana hutan.

Setelah masuk venue, Gogirl! disuguhi pemandangan kerumunan pengunjung yang foto Outfit of The Day (OOTD) di photobooth yang letaknya cuma lima langkah dari gate. Santai sejenak, Gogirl! pun ikut foto-foto di sana. Pas Gogirl! melirik para pengunjung, semua memakai outfit dengan suasana yang kurang lebih sama: bertema hutan dan memakai pelindung kedinginan.

 

MENIKMATI-SEJUKNYA-LANGIT-DAN-MUSIK-DI-LALALA-FESTIVAL-2018

sumber foto: Iqbal Julianto

 

Berjalan sekitar seratus meter dari area photobooth, Gogirl! udah bisa menikmati musik yang tampil di panggung pertama alias Ombre stage. Siang sampe sore hari di stage ini, Gogirl! disuguhi penampilan dari Radak Banu, Reality Club, dan Adhitia Sofyan. Yang Gogirl! rasain, kerumunan riuh banget pas Reality Club sama Adhitia Sofyan tampil. Selain keempat pemusik itu, sebenernya masih banyak penampilan lain yang bisa kita nikmatin di Ombre stage siang sampe sore, di antaranya RKCB, Moko Discover, Dizzyhead, sama Gabriel Mayo. Tapi, karena pengen liat juga penampilan di panggung yang satu lagi, Navajo stage, Gogirl! nggak lihat semua performance di panggung ini.

 

MENIKMATI-SEJUKNYA-LANGIT-DAN-MUSIK-DI-LALALA-FESTIVAL-2018

sumber foto: Iqbal Julianto

 

Buat menuju ke Navajo stage, Gogirl! harus melewati jalan setapak sepanjang kurang lebih 200 meter. Di sepanjang jalan, Gogirl! disuguhin pemandangan indah dari installation yang dipasang panitia. Lampu warna-warni dan gantungan edgy seolah-olah menggoda Gogirl! buat foto-foto sejenak di sana. Kalo laper, panitia menyediakan food court di jalan menuju Navajo stage ini. Kalo mau solat, ada juga musala yang cukup comfy.

Begitu sampe di Navajo stage, Gogirl! langsung disuguhin sama penampilan Ten 2 Five. Nggak terasa, Gogirl! ikutan nyanyi sambil menggoyangkan tangan pas di penampilan terakhirnya, Ten 2 Five menyanyikan lagu andalannya ‘I Will Fly’. Selain Ten 2 Five, panggung Navajo siang sampe sorenya menampilkan musisi-musisi lain yang juga ditunggu-tunggu, mulai dari Roycdc, Rendy Pandugo, Pusakata, sampe The Groove.

 

MENIKMATI-SEJUKNYA-LANGIT-DAN-MUSIK-DI-LALALA-FESTIVAL-2018

sumber foto: Iqbal Julianto

 

MENIKMATI-SEJUKNYA-LANGIT-DAN-MUSIK-DI-LALALA-FESTIVAL-2018

sumber foto: Iqbal Julianto

 

Di sela-sela The Groove manggung, Gogirl! dapet kesempatan buat ngobrol singkat sama Oh Wonder, musisi duet asal Inggris yang jadi bintang utama malam itu. Di belakang panggung Navajo, duo Oh Wonder, Josephine Vander Gutch dan Anthony West menyapa Gogirl! dengan senyuman ramah. Ternyata, ini adalah kali pertama mereka manggung di Indonesia, lho!

Pas ditanya apakah mereka nyangka punya fans sebanyak ini di Indonesia, Josephine dan Anthony bilang, “Kami sama sekali nggak nyangka. Kami belum pernah dateng ke Indonesia sebelumnya, dan hopefully penampilan kami bisa ngasih a lot of energy ke semua penonton, and people sing along with us.

 

MENIKMATI-SEJUKNYA-LANGIT-DAN-MUSIK-DI-LALALA-FESTIVAL-2018

sumber foto: Surya Laili

 

Josephine mengaku, jenis musik yang dimainin Oh Wonder adalah tipikal comfort-blanket musical yang tujuannya bikin nyaman para pendengar. Di penampilan mereka kali ini di Lalala Fest, mereka memilih lagu Ultralife sebagai lagu favorit mereka buat performance di depan para penggemar.

Kata Josephine, “Well, Ultralife buat kami itu tentang crazy journey yang kita lalui selama kami ada di tengah-tengah keramaian. And we feel like we’re living in this amazing hyper-reality. Semuanya kerasa ultralogic, so ketika kami perform secara live, melihat semua orang nyanyi dan menari bareng kami, rasanya…”

So, it feels good,” sambung Anthony.

Nah, Josephine dan Anthony juga punya pesan nih buat musisi-musisi indie lokal yang pengen go international kayak mereka. Kata Josephine, “Have faith in yourself, never give up on yourself, trust what you’re doing. If it feels good in your tummy, if it feels good in your gut, then it probably is good and don’t let anybody tell you that you can’t do something because you can!”

 

MENIKMATI-SEJUKNYA-LANGIT-DAN-MUSIK-DI-LALALA-FESTIVAL-2018

sumber foto: Iqbal Julianto

 

Setelah ngobrol sama Oh Wonder, Gogirl! kembali menikmati acara, ikut perjoget sama pengunjung di depan panggung Navajo. Di panggung inilah nantinya Oh Wonder manggung malam harinya. Selain Oh Wonder, panggung Navajo juga dibuat heboh sama penampilan Tom Odell, Blackbear, sama Blonde. Tapi, langit udah nggak sesejuk sebelumnya waktu itu. Sekitar mulai jam sembilan malem sampe acara selesai, penampil musik dan penonton terpaksa harus berdamai sama rintik hujan.

 

MENIKMATI-SEJUKNYA-LANGIT-DAN-MUSIK-DI-LALALA-FESTIVAL-2018

sumber foto: Iqbal Julianto

 

Di sisi lain, panggung Ombre di malam hari dibuat seru sama penampilan Wafia, Dipha Barus x Kallulla x Nadin, Route 94, dan Bondax. Seiring turunnya rintik hujan, baik panggung Ombre maupun Navajo malah makin seru menuju dinginnya tengah malam. Ternyata ada lho pengunjung yang baru bisa dateng menjelang tengah malam, sengaja cuma ingin melihat musisi-musisi utama kayak Blackbear, Oh Wonder, sama Blonde. Sungguh dedikasi yang warrrbyasah!

Sekitar jam 01.30 malam, acara baru selesai. Biarpun hujan nggak sederas sebelumnya, pengunjung harus rela sedikit becek-becekan dari kedua panggung menuju gate keluar untuk pulang. Gogirl! ramal, setelah itu sebagian pengunjung masih menikmati konser Lalala di alam mimpi mereka.

 

 

Written by Asmi Nur Aisyah
Photo Source:
Iqbal Julianto, Doc. Lalala Fest, Surya Laili
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar