PENGGUNAAN E-MONEY, BIKIN HIDUP PRAKTIS ATAU MALAH NGERIBETIN?

October 16, 2017

E-MONEY-EVERYTHING-GETS-EASIER-OR-NOT?

 

Indonesia is one step forward to the instant life! Sebagai salah satu langkah Indonesia untuk jadi negara yang lebih maju, penggunaan E-money mulai gencar dilakuin lagi lho, girls! Dan mulai hari ini, 16 Oktober, sampe 31 Oktober nanti, bakal dibagiin 1,5 juta E-money for free! For free maksudnya diskon 100%, bukan gratis, ya!

 

 

Walaupun E-money udah ada dan bisa digunain sejak lama di Indonesia, tapi sekarang ada satu kegiatan sehari-hari yang ngeharusin kita untuk make E-money, yaitu bayar tol! Mulai dari tol di Jabodetabek, di Sumatera, Solo, Bandung, Semarang, dan beberapa wilayah lainnya udah melakukan penggunaan E-money ini, girls!

Let’s be real, perjalanan kita keluar kota, misalnya dari Tangerang ke Jakarta, atau dari Bekasi ke Bogor, biasanya paling macet di daerah mana sih? Yup! Pas udah mendekati pintu tol! Transaksi pembayaran karcis pintu tol yang lama, dari mulai ngambil uang, ngasih uang ke penjaga tol, nungguin kembalian, sampe nunggu akhirnya palang pintu tol dibuka, jadi satu alasan kenapa antrian di pintu tol jadi panjang dan macet!

Nah, karena proses yang panjang untuk bayar karcis tol ngebuat jalanan jadi macet dan antrian jadi panjang, therefore, dibuatlah beberapa gardu pembayaran non-tunai, yang dibayarnya dengan cara taping kartu E-money! Kalo sampe sekarang beberapa gardu pembayaran non-tunai masih berjalan sama gardu pembayaran tunai, mulai tanggal 31 Oktober nanti, gardu pembayaran tunai semua akan diganti jadi gardu pembayaran non-tunai! So, let’s prepare our E-Money card, girls!

 

REASONS BEHIND THE CHANGE

 

E-MONEY-EVERYTHING-GETS-EASIER-OR-NOT?

 

 

Selain karena alasan-alasan basic and logical yang udah Gogirl! jelasin di atas, Bapak Presiden Joko Widodo juga ngasih tahu tiga alasan kenapa pembayaran non-tunai ini important dan harus segera dilakuin.

According to Detik Finance, pak Jokowi bilang untuk memperbaiki pelayanan adalah alasan pertama dari diadakannya pembayaran non-tunai pake E-money. Alasan kedua adalah untuk memperlancar jalan di pintu tol, waktu transkasi non-tunai itu ternyata lebih cepet 4 sampe 6 detik, lho! Alasan ketiga adalah biar Indonesia up to date dan nggak ketinggalan zaman, girls!

“Ngikutin zaman, negara lain sudah pakai masa kita mau ngasih cash. Akurasi pembayaran juga semakin jelas, apa kita mau cash terus? Ya enggak lah,” kata pak Jokowi.

Selain alasan-alasan basic dan tiga alasan dari statement pak Jokowi, transaksi non-tunai yang lebih nyaman, aman, dan akurat juga jadi alasan lainnya, girls! Uang yang langsung ditarik secara elektronik dari setiap kartu E-money kita juga bisa ngurangin praktek korupsi, lho! So everything is a plus, plus, and plus!

 

THE BAD SIDE

Herry Trisaputra Zuna, sebagai Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) bilang, emang masih ada banyak masyarakat yang belum siap akan perubahan dan aturan yang ada, masyarakat juga masih bingung memilih gerbang tol, beberapa hal itulah yang masih suka buat macet walaupun peraturan tentang tol non-tunai udah dilaksanain.

Let’s be real (again), kejadian yang tiba-tiba waktu ternyata kartu E-money kita kurang isinya, atau ternyata malah lupa bawa kartu E-money, is still a reason why pintu tol masih suka mandek dan berakhir ngakibatin macet yang panjang. Biasanya yang dilakuin adalah minjem kartu E-money mobil yang di belakang, atau malah minta pake E-money penjaga tol, ini nih yang buat macet panjang!

Menurut Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi, masih banyak keluhan dari masyarakat tentang Gerbang Tol Otomatis (GTO) yang malah nggak mengurangi kemacetan di jalan tol! Menurutnya, negara kita yang masih negara berkembang dan masih memiliki banyak pengangguran yang menyebabkan kenapa penggunaan E-money ini jadi nggak belum begitu berjalan lancar.

Negara kita emang masih negara berkembang, we still need to learn about lots of new things to go forward! Makanya, perubahan peraturan kayak gini nggak akan instan efeknya, pasti bertahap. Dari alasan-alasan di atas, do you think the E-money project is a good thing to move us forward? Or not?

 

 CARA TOP UP

 

 

Kita udah punya uang elektronik nih, abis gitu udah kita pake juga. Saking keaysikan pake e-money eh saldonya sampe abis, kira-kira isi ulangnya gimana ya? Gampang banget girls! Ada beberapa cara buat isi saldo uang elektronik ini, yang pertama bisa dengan cara datang ke ATM (sesuaikan dengan bank yang mengeluarkan uang elektronik) pilih atm yang emang ada tempat khusus scan kartu untuk top up uang elektronik. Caranya tempelkan kartu uang elektronik di tempat yang disediakan, masukan atm dan pilih menu e-money > top-up > masukan nominal > berhasil deh.

Atau cara kedua yaitu dengan menggunakan fitur m-banking, langkahnya hampir sama kayak yang di atas tapi yang membedakan yaitu handphone kita harus support NFC terlebih dahulu supaya kita bisa meng-scan uang elektronik untuk menyeimbangkan saldo kita. Nah tapi kalo kita udah terlanjur top up via m-banking dan handphone kita nggak support NFC terus saldonya nggak nambah-nambah, nggak usah khawatir kita tinggal datang aja ke ATM dan tempelkan kartu di tempatnya, setelah itu klik "Balance", selesai deh uang elektronik kita pasti udah di top-up.

               

 

Written by Analuna Manullang & Ghea Yullinda
Photo Source:
thejakartapost.com
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar