TIPS TRAVEL PHOTOGRAPHY LIKE A PRO CUMA MODAL HANDPHONE

October 10, 2018

TIPS-TRAVEL-PHOTOGRAPHY-LIKE-A-PRO-CUMA-MODAL-HANDPHONE

 

Traveling rasanya nggak afdol kalo nggak diiringi kegiatan motret-motret alias memuaskan hobi fotografi kita. Ngaku deh, siapa sih yang nggak akan motret destinasi wisata kita pas lagi traveling? Semua orang pasti punya hasrat buat mengabadikan momen-momen selama kita jalan-jalan. Soalnya, kita pasti nemu objek bagus terutama kalo kita perginya ke destinasi wisata alam. Kalo pun traveling-nya ke tempat-tempat artsy kayak museum atau kawasan penuh gedung berbentuk unik, kita pasti pengen memotret minimal buat disebarkan lewat Instagram.

 

Nah, pada Kamis (20/9) lalu Gogirl! berkesempatan ikut workshop mobile photography dari Western Digital bersama mobile photographer profesional Reinaldy Ahmad (@skinnymonkey). Dari workshop itu, Gogirl! diajarin travel mobile photography like a pro, yang juga bakal Gogirl! bagikan tips-tipsnya. Simak, ya!

 

SUSUN DAFTAR OBJEK ATAU DESTINASI YANG PENGEN DIFOTO

Sebelum kita pergi ke destinasi wisata, tentu kita udah melakukan perencanaan panjang terlebih dulu. Tujuannya sendiri aja udah termasuk rencana, mau pergi ke mana? Kalo udah tiba di sana, mau jalan-jalan ke mana aja? Nanti nginepnya di mana? Transportasinya gimana? Nah... di masa perencanaan ini, kita juga harus menyusun daftar objek alias destinasi apa aja yang pengen difoto. Dibuat list sederhana aja. List ini nggak cuma akan memudahkan kita memotret saat jalan-jalan, tapi juga mengefektifkan waktu. Jangan sampai kesibukan motret, terus kita malah lupa sama rencana vacation itu sendiri.

 

INGET RUMUS RULE OF THIRD BUAT KOMPOSISI FOTO

Faktor komposisi bener-bener berperan buat bikin hasil foto kita terlihat lebih baik, dan salah satu rumusnya adalah rule of third. Maksudnya, saat memotret kita membagi frame foto kita jadi 3x3, sehingga kita jadi punya sembilan bagian foto dengan ukuran yang sama. Pas motret, tempatkan objeknya di persimpangan garis-garis sudut 3x3 bagian tersebut. Dengan begitu, objek kita jadi terlihat lebih natural dan hasil fotonya pun bakal terlihat lebih seimbang daripada menempatkan objek foto jauh dari garis.

View this post on Instagram

Quarry bay! Made it to one of my list in Hong kong! And lucky me, pas sampe sini ga terlalu rame, cuma ada beberapa ibu ibu tua yg main mahyong, kata salah satu penghuni, main mahyong udah jadi rutinitas tiap sore disini So anyway, ada rencana ke Hong kong tapi belom tau stay dimana? Well i have a good news for you! Go to @stayblackdoors websites and use my code SKIUS20 and get $20 USD discount for your booking at any @stayblackdoors hotels! #discoverhongkong #stayblackdoors #hktrip

A post shared by renaldiahmad (@skinnymonkey) on

 

IKUTIN LEADING LINE DARI OBJEK YANG ADA

Melengkapi rule of thirds, leading line adalah garis di dalam gambar yang mengarahkan mata ke objek foto. Nah, garisnya ini bisa objek apa aja yang kita temukan saat memotret. Kalo kita nemu gedung, mungkin ada bagian dari gedung itu yang bisa kita jadikan leading line. Kalo kita memotret pemandangan, mungkin garis pantai dan jalananlah yang bisa dijadikan leading line. Intinya sih kita harus peka aja dalam melihat sekeliling, menemukan objek yang pas buat dipotret dan jadi portofolio mobile photography kita.

 

MASUKKIN ELEMEN-ELEMEN KEHIDUPAN

Foto yang bagus itu udah pasti bakal menarik perhatian sekali pun nggak pake caption pas di-upload ke media sosial. Salah satu cara paling ampuh buat bikin foto kita tambah menarik adalah memasukkan elemen-elemen kehidupan. Elemen yang paling mudah ditambahkan adalah manusia dengan aktivitas dan momen yang sedang dilakukannya. Misalnya, kita hendak memotret pemandangan pantai saat matahari terbenam. Foto akan terasa lebih menarik jika ada manusia yang sedang menciprat-cipratkan air di sisi pantai dengan kulit yang tersinari cahaya senja.

View this post on Instagram

Finally, made it to the #instagrampier ..no sunset but all is good, all is good... ???? #discoverhongkong #stayblackdoors #hktrip

A post shared by renaldiahmad (@skinnymonkey) on

 

JANGAN LUPA EDIT PAKE APLIKASI FAVORIT

Percayalah, foto #nofilter itu hoax! Kalo foto mau semakin bagus, maka kita harus alias wajib mengeditnya, tentu saja dengan cara mengedit yang sederhana tapi pro. Inget, fotografer profesional bukannya mengubah bentuk objek foto, tapi mengubah kecerahan dan warna foto itu sendiri. Aplikasi yang digunakan sih bebas-bebas aja, tergantung selera kita masing-masing. Di workshop bareng Western Digital, Reinaldy sih menyarankan pakai Adobe Lightroom atau VSCO Cam dengan alasan praktis tapi punya banyak opsi pengeditan.

 

BACK-UP FILE JUGA JADI HAL PENTING, JANGAN LUPAIN

Last but not least, jangan lupa back-up berkas-berkas foto kita dari handphone. Pengguna I-Phone tentu paham gimana ngeselinnya punya memori cuma 16 atau 32 GB dan serba terbatas, sehingga seringkali kita harus hapus foto-foto dulu sebelum mau motret lagi. Pengguna Android masih dimanjakan dengan micro SSD, tapi jangan lupakan kemungkinan terjadi kerusakan dengan memory card tersebut. Solusinya, kita bisa sediain lagi medium backup eksternal kayak USB OTG (On The Go) atau langsung masukkin file-file kita ke penyimpanan digital kayak google drive.

 

BACA JUGA:

JASA FOTOGRAFI LIBURAN, IDE FREELANCE KEKINIAN

7 BEST PHOTOGRAPHY APPS FOR INSTAGRAM

7 TIPS AND TRICK STREET PHOTOGRAPHY YANG KEREN UNTUK PEMULA!

Written by Asmi Nur Aisyah
Photo Source:
Sweet Ice Cream Photography / Unsplash
Share to:

Comments

0 Comments
Sort By   
Silahkan login untuk menulis komentar